BPJS Minta Badan Usaha Lindungi Pekerja lewat JKN-KIS

BPJS Minta Badan Usaha Lindungi Pekerja lewat JKN-KIS

Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan mendorong kepada badan usaha baik itu swasta, milik daerah, dan milik negara untuk melindungi pekerja dengan memberikan jaminan kesehatan yang komprehensif melalui program Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS).

Direktur Kepesertaan dan Pemasaran BPJS Kesehatan Andayani Budi Lestari mengatakan sampai dengan saat ini terdapat sebanyak 24 juta pekerja baik itu Badan usaha BUMN, BUMD dan Badan Usaha Swasta teleh dilindungi dengan jaminan kesehatan.

“Kami berharap kesadaran bergotong-royong ini dapat ditingkatkan sehingga pekerja yang belum menjadi peserta JKN-KIS dapat segera didaftarkan untuk mendapatkan perlindungan kesehatan dalam program ini,” katanya saat Bincang JKN-KIS bertemakan “Sinergi Keuatan Bangsa Untuk Perlindungan Pekerja” di Surabaya, Rabu (31/8/2016).

Ia lalu menjelaskan, program JKN-KIS merupakan program negara yang dihadirkan untuk memberikan akses finansial kepada seluruh rakyat Indonesia. Ini dilakukan untuk memenuhi kebutuhan mendasar mereka di bidang kesehatan.

“Keberadaan program ini telah membuka kesempatan mendapatkan pelayanan kesehatan secara adil dan merata bagi seluruh masyarakat yang membutuhkan dari segmen manapun, baik yang mampu maupun yang tidak mampu,” katanya.