BNPB Siapkan Rp 3 00 Miliar Atasi Bencana Asap

BNPB Siapkan Rp 3 00 Miliar Atasi Bencana Asap

 

Badan Nasional Penanggulangan Bencana menyediakan anggaran siap pakai Rp 300 miliar untuk menangani bencana asap selama 2014 di seluruh wilayah Indonesia.

“Pemakaian anggaran sebesar Rp300 miliar tersebut disesuaikan kebutuhannya,” kata Kepala BNPB Syamsul Maarif, Jumat (28/2/2014).

Menurut Syamsul Maarif didampingi Deputi Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan Ir. Dody Ruswandi, MSCE, kunci utama mengatasi pembakaran lahan dan hutan adalah penegakan hukum, sosialisasi, dan pemadaman secara masif dan penanganannya harus total.

Untuk mendukung operasi tersebut, sebanyak 1.524 personel TNI dan Polri dikerahkan untuk operasi di darat. Water bombing dan modifikasi cuaca juga dilakukan untuk operasi udara.

Syamsul menyatakan, 99 persen penyebab bencana asap terjadi di beberapa wilayah di Indonesia adalah ulah manusia yang membakar lahan dan hutan dengan sengaja.

 “Jika tidak ditindak maka akan berulang terus. Pertanian dengan cara membakar memang ada di Sumatera dan Kalimantan tapi yang penting terkontrol,” kata Syamsul Maarif.

Berdasarkan pantauan satelit NOAA18 kemarin, titik api terpantau di Aceh 17, Kaltim 12, Kalbar 10, Sumut dan Kalimantan Utara sebanyak empat titik api.

Dalam rakor tingkat menteri di Kantor Kemenkokesra (27/2) yang dipimpin Menkokesra, mengenai antisipasi pembakaran lahan dan hutan, BMKG melaporkan sekitar 70 persen wilayah Indonesia akan memasuki musim kemarau pada April, Mei dan Juni 2014. (atr)