BNN Surabaya Beri Pendidikan AntiNarkoba di Sekolah Bangkit Simo Jawar

BNN Surabaya Beri Pendidikan AntiNarkoba di Sekolah Bangkit Simo Jawar

Kepala BNN Kota Surabaya AKBP Suparti menjadi memberi penyuluhan kurikulum anti narkoba kepada anak-anak yang tergabung dalam Kelompok Belajar Bangkit di Jalan Simo Jawar, Kelurahan Simomulyo, Kecamatan Sukomanunggal Surabaya. Minggu (17/1/2016). Foto: arya wiraraja/enciety.co

BNN Surabaya Beri Pendidikan AntiNarkoba di Sekolah Bangkit Simo Jawar
Kepala BNN Kota Surabaya AKBP Suparti menjadi memberi penyuluhan kurikulum anti narkoba kepada anak-anak yang tergabung dalam Kelompok Belajar Bangkit di Jalan Simo Jawar, Kelurahan Simomulyo, Kecamatan Sukomanunggal Surabaya. Minggu (17/1/2016). Foto: arya wiraraja/enciety.co

Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Surabaya terus menyerukan perang melawan narkoba. Kali ini, BNN Surabaya memberikan pendidikan anti narkoba kepada anak-anak Kelompok Belajar Bangkit di Jalan Simo Jawar, Kelurahan Simomulyo, Kecamatan Sukomanunggal, Surabaya.

“Anak-anak harus tahu, narkoba itu adalah hal yang berbahaya. Jika ada orang yang tidak dikenal yang memberikan permen atau minuman jangan diterima ya, karena bisa jadi di dalamnya ada narkobanya,” ujar Kepala BNN Kota Surabaya AKBP Suparti,  saat memberi penyuluhan kurikulum anti narkoba, Minggu (17/1/2016).

Dengan menggunakan alat peraga berupa ular tangga anti narkoba, dengan sabar Suparti menerangkan tentang bahaya narkoba. “Narkoba adalah zat yang berbahaya yang membuat kecanduan. Kalau sudah kecanduan zat itu bisa merusak otak kita. Jika sudah begitu, kita akan menjadi malas belajar dan besok kita tidak akan menjadi orang yang berguna,” terang dia dihadapan puluhan anak yang mengikuti acara tersebut.

Terutama bagi anak-anak TK dan SD. Dia mengingatkan, jika jangan sampai kepolosan dari anak-anak tersebut dimanfaatkan oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab.

Kata dia, penyuluhan dengan menggunakan media khususnya ular tangga anti narkoba ini sangatlah efektif. Dengan menggunakan alat peraga tersebut, anak-anak dapat lebih tertarik dengan materi kurikulum anti narkoba yang saat ini sedang digalakkan oleh BNN Kota Surabaya.

Dalam kesempatan tersebut, ia juga berpesan agar para remaja di lingkungan tersebut dapat ikut mengawasi lingkungan tempat tinggalnya agar terhindar dari bahaya narkoba.

“Bagi para anak-anak remaja, harus dapat menjadi contoh yang baik bagi adik-adiknya. Selain itu, sebagai seorang remaja, kalian adalah penerus bangsa ini. Untuk itu, persiapkan diri dengan rajin belajar dan jangan sampai kalian mencoba-coba memakai narkoba, karena barang haram tersebut dapat merusak pikiran dan masa depan kalian,” tegas Suparti.

Bunda Awang, Ketua Kelompok Belajar Bangkit, mengatakan pihaknya sangat concern dengan upaya mengantisipasi bahaya narkoba. Terutama untuk anak-anak. “Kita sudah menjadwalkan ada pertemuan lagi dengan Bu Parti (Kepala BNN Surabaya Suparti, red), dua pekan lagi,” katanya. (wh)