BNN Surabaya Bagi Takjil dan Stiker Stop Narkoba

BNN Surabaya Bagi Takjil dan Stiker Stop Narkoba

Pembagian takjil BNN Surabaya kepada pengendara di depan KBS, Rabu (7/6/2017). foto:sandhi nurhartanto/enciety.co

Mengingatkan bahaya narkoba di bulan puasa, Badan Narkotika Nasional (BNN) kota Surabaya bersama Pembela Kesatuan Tanah Air Indonesia Bersatu (Pekat IB) membagikan 500 takjil dan stiker stop narkoba, Rabu (7/6/2017) sore.

Kepala BNN Kota Surabaya AKBP Suparti mengatakan, pemberian takjil tersebut dimaksudkan selain berbagi kebahagiaan bersama masyarakat di bulan Ramadan, juga pihaknya tetap mengingatkan bahaya narkoba.

“Kini, peredaran narkoba trend-nya telah masuk ke ranah pelajar. Tahun ini saja, sampai Mei kemarin, sudah 55 pelajar yang rehabilitasi dari total 124 yang terkena,” kata AKBP Suparti kepada wartawan.

Oleh karena itu, mantan kapolsek Wonocolo tersebut menegaskan tidak akan mengendorkan semangat untuk mengingatkan masyarakat terkait bahaya narkoba.

“Selain pemberian takjil, kami juga menempelkan stiker ke pengendara baik motor atau mobil agar selalu mengingat bahaya narkoba,” ujarnya.

Ketua Pekat IB Jatim Abdul Malik mengatakan, pihaknya berbagi takjil juga membantu kinerja BNN Kota Surabaya dalam memerangi peredaran narkoba.

“Kami prihatin, bahwa narkoba juga banyak dikonsumsi pelajar sebagai generasi penerus bangsa. Diharapkan akan paham di bulan puasa tidak boleh lepas dari ancaman bahaya narkoba,” katanya. (wh)