BNN Sosialisasi Bahaya Narkoba di Toendjoengan Jazz Street

Teks foto: kepala BNN Surabaya AKBP Suparti menerangkan bahaya narkoba di Toendjoengan Jazz Street, Sabtu (8/4/2017). foto: shandy/enciety

Pentas Toendjoengan Jazz Street yang diadakan di depan gedung Siola berlangsung meriah, Sabtu (8/4/2017). Ratusan masyarakat Surabaya yang sedang menikmati akhir pekan di kota Pahlawan memadati acara Fusion Jazz yang diadakan oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya bersama Badan Narkotika Nasional (BNN) kota Surabaya.

Puluhan musisi jazz muda dari berbagai sekolah dan universitas di kota Surabaya menunjukan kemampuannya melantunkan musik di depan masyarakat yang melintas di jalan kawasan tengah kota Pahlawan itu.

“Kami (BNN kota Surabaya red) bersama Pemkot Surabaya berusaha merangkul masyarakat dengan adakan sosialisasi bahaya narkoba kepada keluarga melalui musik Jazz,” kata kepala BNN kota Surabaya AKBP Suparti kepada wartawan di lokasi acara.

Menurut mantan kapolsek Pabean Cantikan tersebut, sosialisasi bahaya narkoba harus terus didengungkan kepada masyarakat untuk mewaspadai peredaran barang yang dapat mengakibatkan masa depan suram bagi pemakai terutama pemuda.

Sebuah keluarga terutama orang tua harus bisa mengawasi anak-anaknya terhadap jeratan narkotika agar tidak menjadi budak barang setan tersebut. “Bapak dan ibu harus mengetahui macam-macam narkoba agar dapat mengajarkan kepada anaknya tidak boleh mendekati apalagi mengkonsumsinya,” ujarnya. (ram)