BNN Gandeng Slank jadi Duta Anti Narkoba

Slank Gelar Konser 30 Tahun di GBK
Grup musik Slank ditunjuk menjadi dua anti narkoba oleh Badan Narkotika Nasional (BNN). Hal itu terungkap saat jumpa pers usai pertemuan di markasnya, Selasa (17/3/2015). “Jadi maksud kedatangan teman-teman BNN ke sini adalah bersilaturahmi sekaligus mengajak teman-teman yang tergabung di Slank untuk bergabung bersama-sama kami untuk memerangi narkoba yang sudah sangat meresahkan kita sebagai generasi penerus bangsa. Diharapkan dengan kedatangan kami disini, para Slankers dapat mengikuti jejak idolanya ini untuk terus menyuarakan “Say no to drug dan napza” ungkap Komjen Anang Iskandar selaku ketua BNN.

Lebih lanjut dijelaskan Anang, dirinya berharap bagi para pengguna narkoba mencontoh para personel Slank yang kini bisa bebas dari jerat narkoba yang selama ini menyelimuti para personelnya. “Saya bangga dengan para mereka yang kini bisa lepas dari jerat narkoba. Dan kami berharap kepada siapapun yang hingga kini masih terjerat lingkaran narkoba untuk berhenti dan mengehntikan kebiasaanya mengkonsumsi narkoba. Karena banyak kerugian yang dihasilkan dari narkoba salah satunya kematian. Oleh sebab itu saya menghimbau agar siapapun yang masih menggunakan narkoba dan ingin sembuh bisa datang ke panti rehab atau rumah sakit yang sudah kita rujuk untuk merehab dirinya disana. Kita tidak akan memperkarakannya kejalur pidana bla ada yang datang kerumah sakit untuk direhab, dan indahnya adalah seluruh biaya rehabnya gratis,” tutur Komjen Anang Iskandar.

Senada dengan Anang Iskandar, Bimbim selaku perwakilan Slank juga berharap kepada generasi muda yang masih menggunakan narkoba untuk segera berhenti dari aktifitasnya menggunakan narkoba, karena dampak yang ditularkan narkoba sudah sangat merugikan bagi para pengguna dan pemakainya. “Buat saya ini (pakai narkoba) adalah kejahatan yang luar biasa enggak kalah sama korupsi dan terorisme. Karena gara-gara narkoba banyak generasi kita yang mati dan jadi gila akibat menggunakan narkoba. Makanya gue berharap kita bisa merevolusi mental kita untuk berubah dan ninggalin narkoba mulai sekarang. Apalagi sekarang loe-loe semua akan difasilitasi sama BNN dan pemerintah bila loe memang benar mau berhenti dari narkoba. Kan jarang loe mau berubah jadi lebih baik dan gratis pula,” pungkas Bimbim.

Bimbim Slank mengatakan bahwa parahnya dampak yang ditularkan akibat penyalahgunaan narkotika bisa membuat seseorang menjadi penjahat atau mati karena pemakaian narkoba. Hal itupun dikenangnya sebagai masa-masa suram dalam hidupnya dan perjalanan dirinya selama bermusik. “Gue kalau ingat dulu waktu masih kecanduan kadang malu. Karena bukan hanya banyak temen yang meninggal karena pakai narkoba, tapi banyak orang-orang yang harusnya kreatif menjadi mandeg berkreasi akibat bahaya narkoba. Apalagi sekarang, kalau gue liat angkanya makin tambah ngeri, karena ada 4 juta orang yang melakukan rehab akibat kesalahan pergaulan mereka. Makanya gue minta siapapun yang masih pakai narkoba untuk berhenti. Jawaban berhentinya cuma tiga loe berhenti karena kemauan loe sendiri maka loe aman, atau loe milih polisi yang ngeberhentiin loe yang otomatis masuk dipenjara atau loe mau Tuhan yang ngeberhentiin aktifitas pemakaian narkoba loe yang artinya mati. Loe semua bisa pilih. Kalau gue sih pilih yang pertama, Berhenti atas kemauan gue sendiri dan terus beraktifitas,” tutup Bimbim. (bst)