BNI Siapkan Rp 1,05 T untuk Ekspansi Kantor dan Akuisisi

BNI Siapkan Rp 1,05 T untuk Ekspansi Kantor dan Akuisisi

PT Bank Negara Indonesia (BNI) Tbk menyiapkan dana Rp 1,05 triliun untuk mendukung ekspansi bisnisnya tahun ini. Dana tersebut diambil dari 11,5 persen total laba bersih yang dihimpun perseroan sepanjang 2013 yang tercatat Rp 9,05 triliun.

“Selain memperluas jaringan kantor cabang, dana ekspansi akan digunakan untuk sejumlah akuisisi yang direncanakan perseroan,” terang Dirut Bank BNI, Gatot M Suwondo, seusai RUPS Tahunan Bank BNI di Jakarta, Selasa (1/4/2014).

Sayangnya, Gatot tidak menyebutkan secara spesifik akuisisi apa yang direncanakan perseroan ke depan. Dia hanya menyebutkan bahwa perluasan jaringan kantor cabang dilakukan sebagai bagian dari upaya mendekatkan diri kepada calon nasabah.

Selain untuk pemenuhan kebutuhan dana ekspansi dari laba ditahan yang diperoleh dari keuntungan 2013, 30 persen keuntungan yang diperoleh perseroan juga akan digunakan untuk pembayaran dividen kepada pemegang saham. 

Total dividen yang dibagilkan kepada para pemegang saham mencapai Rp 2,7 triliun. Atau, 30 persen dari total laba bersih yang dihimpun BNI pada tahun lalu. “Dividen akan dibayarkan pada 19 Mei 2014,” ungkap Gatot. Sedangkan sisa laba bersih tahun lalu yang mencapai Rp 5,29 triliun, disetujui pemegang saham sebagai laba ditahan.

Gatot juga mengatakan jika perseroan tetap melakukan ekspansi kredit dengan tetap mempertahankan posisi Capital Adequacy Ratio (rasio kecukupan modal/CAR) di posisi 14-15 persen. “Saat ini, posisi CAR kita tercatat sebesar 15,1 persen,’ imbuh Gatot Suwondo.

Hingga akhir 2013, Bank BNI berhasil melakukan penyaluran pinjaman sebesar Rp 250,64 triliun. Dimana porsi terbesar disalurkan ke sektor korporasi dengan total kredit mencapai Rp 112,23 triliun. Sementara total dana pihak ketiga yang dihimpun hingga akhir 2013 mencapai Rp 291,89 triliun.

Dalam RUPS itu, pemegang saham menyetujui pengangkatan Sekretaris Jenderal Kementrian Keuangan, Kiagus Ahmad Badaruddin sebagai anggota Dewan Komisaris Bank BNI. (wh)