BNI Jatim Salurkan Kredit Rp 15,8 T

BNI Jatim Salurkan Kredit Rp 15,8 T

Bank Negara Indonesia (BNI) wilayah Jawa Timur menyalurkan kredit Rp15,8 triliun pada kuartal III/2014 atau tumbuh 16,3 persen dibanding periode sama tahun sebelumnya. CEO BNI Surabaya-wilayah Jawa Timur Dasuki Amsir mengatakan pertumbuhan kredit masih sesuai rencana perseroan. Pertumbuhan juga masih sesuai dengan arahan Bank Indonesia.

“Kami yakin sampai akhir tahun masih tumbuh positif. Cara utamanya dengan pelayanan yang ada dan mencari baru,” jelasnya, Senin (17/11/2014).

Dia menguraikan dari kredit Rp 15,8 triliun sebanyak Rp11 triliun masuk kategori kredit produktif. Kredit segmen ini juga tercatat tumbuh 22 persen. Sedangkan untuk kredit konsumtif tersalurkan Rp 4,8 triliun atau naik 5 persen. Rasio kredit bermasalah 2,27 persen

Sementara di sisi penghimpunan dana, BNI Surabaya mengumpulkan Rp 28,3 triliun naik 18,64 persen. Dari total dana yang dihimpun sebanyak Rp 13,4 triliun berasal dari tabungan.

Adapun deposito sepanjang sembilan bulan pertama tahun ini Rp 9,4 triliun naik 36,04 persen. Sedangkan giro terkumpul Rp 5,5 triliun naik 22,49 persen. “Deposito pertumbuhan memang kencang. Tapi secara total CASA kami masih bagus 67 persen,” kata Dasuki.

Menurutnya sampai akhir tahun bisa saja deposito akan lebih lambat karena Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengatur tingkat bunga. Namun demikian, perbandingan kredit atas simpanan masih terjaga di level 84 persen.  (bns/ram)