BNI Akan Buka Kantor Perwakilan di Myanmar

BNI Serius Bidik BUMN Ikuti Program Hedging

PT Bank Negara Indonesia Tbk  (BNI) mengaku sudah menawarkan untuk membuka kantor perwakilan berupa representative office di Myanmar. Saat ini, pihak BNI sedang menunggu respon negara tersebut. Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Muliaman D Hadad mengatakan, Indonesia dan Myanmar saat ini tengah berperan aktif dalam melakukan kerjasama bilateral di sektor keuangan. Sehingga, ada kemudahan untuk membuka kantor cabang antar negara masing-masing. “Kita yang aktif misal dengan Myanmar. Karena salah satu bank BUMN kita sudah masuk ke Myanmar dan kita payungi dia,” jelas Muliaman di Jakarta.

Muliaman menambahkan, pihak Myanmar sudah melihat penawaran tersebut dan dalam waktu dekat akan mengirimkan delegasinya untuk membahas hal itu lebih lanjut.

Dikonfirmasi di tempat yang sama, Direktur Kepatuhan dan Manajemen Risiko BNI, Imam Budi Sarjito mengiyakan hal tersebut. Dirinya mengatakan, tujuan adanya representative office di Myanmar yaitu untuk mendukung perusahaan BUMN Indonesia di negara tersebut. “Kita sudah dapat persetujuan pendahuluan. Permit istilahnya. Baru mengurus itu sebenarnya. Myanmar mau representative office. Bukan kantor cabang, kalau cabang itu Korea,” tandas dia. (oke)