BKPM Klaim Kereta Cepat Jakarta-Bandung Bakal Picu Investasi

BKPM Klaim Kereta Cepat Jakarta-Bandung Bakal Picu Investasi
Franky Sibarani, Kepala BKPM, foto: benzano.com

Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) optimistis, realisasi proyek kereta cepat Jakarta-Bandung bisa mendongkrak investasi masuk. “Jika realisasi investasi ini (kereta cepat) benar-benar terrealisasi investasinya, tidak menutup kemungkinan akan mendongkrak realisasi investasi pada tahun ini (2016),” papar Franky Sibarani, Kepala BKPM di Kantor BKPM, Jakarta, Kamis (21/01/2016).

Sebagai informasi, rencana investasi terkait proyek kereta cepat Jakarta-Bandung yang sudah diajukan ke meja BKPM mencapai USD 6,4 miliar, atau sekitar Rp 86,4 triliun (kurs Rp 13.500 per USD).

Kata Franky, jika realisasi investasi sebesar Rp 86,4  triliun ini terealisasi di 2016, maka investasi di sektor lain akan bertumbuh. Seperti sektor perakitan kereta api dan prasarananya.”Diharapkan bisa mendorong secara langsung industri rolling stock, atau pembuatan sarana perkeretaapian, perakitan atau assembling, serta besi dan baja untuk bahan baku gerbong,” kata Franky.

Proyek kereta cepat kerjasama Indonesia dengan  China ini, lanjut Franky, diharapakan mampu mendongkrak pertumbuhan ekonomi di daerah. Berdasarkan data BKPM, realisasi Penyertaan Modal Asing (PMA) pada 2015 dari  China mencapai USD 2,16 miliar. (inl)