BJTI Prioritaskan Kapal Petikemas Besar

BJTI Prioritaskan Kapal Petikemas Besar
foto: beritametro.co.id

PT Berlian Jasa Terminal Indonesia (BJTI), operator Terminal Berlian Tanjung Perak, mulai tahun 2016 akan selektif dalam melayani kapal petikemas. Anak perusahaan  Pelindo III tersebut akan memprioritaskan kapal petikemas besar dengan muatan 300 TEUs keatas.

Direktur Utama PT Berlian Jasa Terminal Indonesia Putut Sri Muljanto mengatakan, selama ini BJTI melayani kapal petikemas domestik semua ukuran dan berapa pun muatannya.

Ternyata setelah dilakukan evaluasi,  melayani kapal besar lebih produktif. Karena penggunaan waktu sandar dan kegiatan bongkar muat lebib besar. “Melayani kapal dengan muatan lebih besar jauh lebih produktif. Mulai tahun depan kita prioritaskan kapal dengan muatan 300 TEUs keatas,” kata Putut-panggilan akrab Putut Sri Muljanto.

Menurut Putut, BJTI dituntut lebih produktif . Saat ini produktivitas bongkar muat mencapai rata-rata 3.500 boks per hari. Optimis total produksi bongkar muat 2015 lebih dari 1 juta TEUs. “Sekarang produksi bongkar muat rata-rata 3.500 boks per hari. Optimis 2015 lebih dari 1 juta TEUs,” lanjut Putut.

BJTI merupakan salah satu terminal di Tanjung Perak yang konsisten menjalankan program dedikated area. Sebelumnya menjadi terminal terbuka yang melayani kapal petikemas domestik dan internasional juga kapal Panamax muat barang curah kering. Sejak 2015 BJTI fokus melayani kapal petikemas domestik.

Para pengguna jasa dari pelayaran mengakui BJTI fleksibel dan produktif. Prosedur pelayanan lebih cepat dan tidak bertele-tele. BJTI juga kooperatif dalam berkomunikasi. Sehingga pelayanan di lapangan cepat terselesaikan.

Saat ini kapal petikemas domestik di Tanjung Perak dilayani di Terminal Jamrud Selatan, Terminal Mirah, Terminal Nilam, Terminal Petikemas Surabaya dan Terminal Teluk Lamong. Dua terminal terakhir melayani sistem connecting untuk barang antar  pulau tujuan ekspor. (wh)