Bisnis Onde-Onde, Vita Punya 15 Agen dan 15 Karyawan

Bisnis Onde-Onde, Vita Punya 15 Agen dan 15 Karyawan

Teks : Vita Yuliana memamerkan produk onde-onde kering buatannya. foto:arya wiraraja/enciety.co

Inilah pentingnya usaha. Setelah dirintis menjadi besar bisa diwariskan kepada anak dan cucu. Berkah itulah yang dialami Vita Yuliana. Perempuan 29 tahun yang menjadi anggota Pahlawan Ekonomi Surabaya ini, bisa melanjutkan usaha kuliner kedua orang tuanya, Maryono (55 tahun) dan Sutarmi (53 tahun).

Vita kini serius menanganai bisnis jajanan kering. Produk-produk  unggulannya, antara lain onde-onde, kerupuk ceker ayam, kerupuk usus ayam, dan kerupuk rambak. “Selain dijual ritel, saya juga menjual dalam bentuk grosir,” katanya.

Vita menceritakan awal orang tuanya merintis usaha kuliner pada tahun 2007. Saat itu, usaha kerajinan emas yang dirintis ayahnya terguncang. Itu dikarenakan harga bahan baku emas yang menjulang tinggi.

“Saya masih ingat, waktu itu bisnis bapak hampir gulung tikar. Produk-produk kerajinan emas milik bapak tidak laku di pasaran,” tutur Vita.

Semenjak itu, Vita dan keluarga mulai berpikir untuk mengembangkan usaha lainnya. Pilihannya jatuh pada usaha kuliner jajanan kering. Ide awalnya berasal dari sang ibu.

“Kebetulan ibu sering bikin jajanan saat Lebaran. Banyak yang memuji jajanan buatan ibu. Lantas saya berpikir, kenapa tidak dijual saja jajanan tersebut,” ujar Vita.