Bisnis Miras Merek Impor Palsu Dibongkar

Bisnis Miras Merek Impor Palsu Dibongkar

Tersangka dan barang bukti miras merk luar negeri diungkap oleh polisi, Senin (16/5/2016). foto:sandhi nurhartanto/enciety.co

Hati-hati untuk mengonsumi minuman keras (miras) bermerek luar negeri seperti Chivas dan Red Label. Ini menyusul banyaknya ditemukan miras merek impor  palsu. Salah satu tersangka yang ber inisial ST ditangkap Polsek Karang Pilang karena terbukti mengoplos miras merek impor palsu tersebut.

Dari rumah tersangka yang berada di Perum Kemlaten Gg IX Kebraon Karang Pilang Surabaya tersebut, polisi berhasil menyita 61 botol Chivas Regal, 13 botol Hennessy, 3 botol Red Label, 14 botol Martil, 1 botol Chivas Regal 18, 1 botol Bee Hive, 2 Botol Black Label, 1 botol Bellantines dan 5 botol Absolut Vodka.

“Dari rumah tersangka, ditemukan sejumlah botol miras serta alat yang diduga digunakan untuk mengoplos minuman keras bermerek,” kata Kapolsek Karang Pilang Kompol Edo Widodo, Senin (16/5/2016).

Selain berbagai miras impor palsu, polisi juga mengamankan alat yang digunakan mengoplos oleh tersangka yaitu Pocari, 2 Galon Air Mineral, 2 jeriken 30 Liter berisi alkohol dan pewarna makanan, uang tunai Rp 8 juta yang diduga hasil penjualan miras, sepucuk Air Soft Gun Merk Sig Sauer tanpa Magazen, dan alat hisab sabu/ bong.

“Penangkapan pelaku berawal dari informasi dari masyarakat bahwa pelaku sering melakukan pesta sabu di rumahnya. Tersangka kami tangkap di rumahnya,” bebebr dia.

Dari pemeriksaan awal, tersangka yang sehari-hari berprofesi sebagai penjual burung ini mengaku menjual miras impor palsu ke konsumen dengan harga Rp 150.000 per botol.

Untuk bahan baku dan botol miras merek impor palsu tersebut didapatkan pelaku dari seorang oknum TNI-AD berinsial PJ, Asal Singosari Malang.

“Untuk oknum TNI, kami akan berkoordinasi dengan petugas POM dari kesatuannya,” tandas dia. (wh)