Bill Gates Sumbang USD 50 Juta untuk Perangi Ebola

 

Bill Gates Sumbang USD 50 Juta untuk Perangi Ebola

Salah satu  orang terkaya di dunia, Bill Gates menyumbangkan dana USD 50 juta bagi upaya dunia memerangi virus Ebola di Afrika Barat.  Dana sebanyak itu didonasikan melalui Yayasan Bill dan Melinda Gates.  Sampai saat ini, Virus ganas ini sudah memangsa 2.300 nyawa orang dan tercatat sebagai wabah paling terburuk dalam sejarah seperti dilansir Reuters, Kamis (11/9/2014).

Yayasan Bill dan Melinda Gates yang berkantor pusat di Seattle, negara bagian Washington, segera mengucurkan dana ke badan-badan PBB dan organisasi internasional untuk membantu pengadaan obat dan merespons cepat penyebaran wabah di negara-negara Afrika Barat.

Yayasan Bill Gates juga akan bekerja sama dengan para mitra pemerintah maupun swasta untuk mempercepat pengembanan obat, vaksin dan diagnose untuk mengatasi pasien yang terjangkit Ebola dan mencegah penularan demam akibat virus ini.

Data mutakhir Badan Kesehatan Dunia WHO menunjukkan wabah Ebola yang mulai merebak Maret lalu, telah menular kepada 4.300 orang, dan memangsa nyawa separuh dari mereka. Tiga negara yang paling banyak tertular Ebola adalah: Guinea, Liberia dan Sierra Leone, selain kini sudah merember ke dua negara tetangga, Nigeria dan Senegal.

WHO sebelumnya mengatakan, pekan ini Ebola memangsa nyawa 200 orang hanya dalam satu hari, sehingga jumlah total orang yang tewas mencapai 2.296. Wabah ini menular dengan kecepatan seperti deret ukur, dan bisa menewaskan 20.000 orang jika tak segera dicegah.

Chris Ellias, kepala pembangunan global di Yayasan Bill Gates Foundation, mengatakan, yayasan ini akan meneliti dalam beberapa hari ke depan dana sebesar USD 50 itu akan disalurkan untuk mendukung penanggulangan virus Ebola. “Penyebaran penyakit ini cepat merebak karena sistem kesehatan yang lemah di negara-negara sangat miskin itu,” kata Chris Ellias.

Sumbangan Yayasan Bill Gates itu dikucurkan setelah pemerintah Inggris dan badan amal Wellcome Trust berkomitmen menyumbangkan duit sebesar USD 10,8 juta untuk mempercepat riset Ebola. (inl/ram)