Bikin Ote-Ote Lorjuk Rumput Laut

Bikin Ote-Ote Lonjuk Rumput Laut

Pelatihan home industry basic di Kaza City Mal.foto:arya wiraraja/enciety.co

Olahan hasil laut menjadi menu yang sering disajikan di bulan Ramadan. Salah satunya lorjuk. Selain rasanya gurih juga punya ciri khas daerah pesisir

“Yang kita bedah kali ini adalah jajanan ote-ote lorjuk rumput laut. Menu ini sebenarnya adalah jajan gorengan yang sering kita jumpai,” ujar Chef Wening Diah, mentor pelatihan home industry basic Pahlawan Ekonomi,ditemui di Kaza City Mall, Minggu (26/5/2019).

Kata dia, lorjuk adalah sejenis hasil laut yang banyak dijumpai di daerah pesisir. Lorjuk sering digunakan sebagai bahan makanan seperti bahan membuat petis dan makanan lainnya.

“Lorjuk punya rasa khas yang bisa dibilang gurih. Bahan ini punya gizi yang tinggi dan baik untuk tubuh,” terang staf pengajar Surabaya Hotel School (SHS) ini.

Diah lalu menjelaskan beberapa bahan yang digunakan membuat ote-ote lorjuk rumput laut. Adonannya dibuat dari tepung terigu, tepung beras dan kacang kedelai yang dihancurkan. Lalu untuk bahan campuran lorjuk, tambahkan rumput laut. Sedangkan untuk bumbu halusnya menggunakan bawang putih, bawang merah, jahe, saus tiram dan minyak wijen.

“Penggunaan bahan-bahan ini tidak lain untuk mengurangi bau amis yang dibawa oleh bahan olahan laut seperti lorjuk ini,” ujar dia.

Mengenai, ara membuatnya, terang Diah, buat bahan adonannya terlebih dulu. Setelah itu, tambahkan bahan isian lorjuk dan rumput laut yang telah diberi bumbu halus.

“Setelah tercampur, goreng dalam minyak panas. Jatah penggorengannya hanya 3 kali, lalu ganti minyaknya supaya rasa ote-ote tidak berasa hangus,” terang dia.

Sebagai referensi jajanan ini dapat dijual seharga Rp 5-6 ribu per kemasan. Setiap kemasan berisi 3-4 buah jajanan ote-ote. Dari harga tersebut, kita sudah mengantongi laba bersih sekitar 50 persen dari biaya produksi yang kita keluarkan. (wh)

Bikin Ote-Ote Lonjuk Rumput Laut