Bikin Jajanan Pasar dengan Bentuk Mini

Bikin Jajanan Pasar dengan Bentuk Mini

Teks: Pelatihan cluster culinary business Pahlawan Ekonomi di Kaza City Mall, Minggu (21/1/2018). foto: arya wiraraja/enciety.co

Jajanan pasar belakangan banyak menghiasi acara-acara formal yang dihelat di hotel dan restoran ternama maupun di kantor pemerintahan. Hal itu dikarenakan jajan pasar lebih sehat karena tidak menggunakan bahan pengawet.

Hal itulah yang menjadi fokus pelatihan di cluster culinary business Pahlawan Ekonomi, Minggu (21/1/2018). Dalam pelatihan yang digelar di Kaza City Mall, peserta diajak membuat tiga produk yang diolah dari bahan beras ketan. Yakni onde-onde, lemper dan kue mendut.

“Kita melihat peluang menjual jajanan pasar ini sangat besar,” kata Chef Titin Triwahyuningsih, mentor Pahlawan Ekonomi.

Untuk membuat lemper, terang dia, bahan yang digunakan adalah beras ketan, santan, garam, daun salam, lengkuas dan daging ayam cincang. Untuk membuat menu kue mendut, bahan-bahan yang harus disediakan adalah beras ketan, gula, santan kental, daun pandan dan lain sebagainya.

“Sedangkan untuk membuat onde-onde, bahan yang harus disediakan adalah tepuk ketan, kentang, gula, garam, kavang wijen, dan kacang hijau halus,”papar dia.

Kata Titin, agar terlihat menarik, ketiga produk tersebut dibuat dalam bentuk mini. Dengan bentuk mini ini, belakangan banyak orang yang hanya penasaran dan kangen untuk mencicipi jananan tersebut.

“Ini agar mereka para penikmat jajanan pasar ini tidak bosan sehingga kami memilih membuatnya dengan bentuk mini,” kupas dia.

Dijelaskan Titin, dengan membuat jajanan pasar, peserta pelatihan berkesempatan untuk meraup penghasilan lebih. “Untuk satu resepnya, kita hanya butuh modal sekitar Rp 50 ribu yang dapat menghasilkan 60 buah. Untuk satu kue dapat dijual Rp 5 ribu,” tegas Titin. (wh)

Bikin Jajanan Pasar dengan Bentuk Mini

2 komentar di “Bikin Jajanan Pasar dengan Bentuk Mini

Komentar di tutup.