Bikin Bros Berbahan Manik-Manik dan Kawat Wayer

Bikin Bros Berbahan Manik-Manik dan Kawat Wayer

Pelatihan cluster creative industry basic lanjutan di Kaza City Mall, Minggu (20/5/2018).foto:arya wiraraja/enciety.co

Peserta pelatihan cluster creative industry basic lanjutan Pahlawan Ekonomi terus mengasah diri membuat produk yang laku di pasaran. Kali ini, mereka diajak memproduksi bros hiasan hijab yang pada Ramadan ini marak diburu pembeli.

“Kita membuat produk hiasan hijab berupa bros yang dibuat dari bahan manik-manik dan kawat wayer,” ungkap Wiwit Manfaati, koordinatior mentor creative industry basic Pahlawan Ekonomi, di Kaza City Mall, Minggu (20/5/2018).

Untuk memproduksi barang tersebut, terang dia, peserta harus menentukan modelnya terlebih dulu. Alasannya, jika model bros yang diproduksi ketinggalan zaman, tidak akan laku di pasaran.

Kata dia, pilihan model yang dapat digunakan adalah bentuk buah dan bunga. Karena bentuk tersebut sangat digemari semua kalangan. “Yang lebih penting lagi, model bros tersebut tidak ketinggalan zaman alias kekinian agar dicari pembeli,” tutur dia.

Wiwit menuturkan, setelah menentukan model, peserta diwajibkan merangkai manik-manik dengan kawat wayer. Untuk merangkainya, dianjurkan menggunakan teknik lilit dan teknik simpul. Setelah dililit, beri kawat bros pada produknya.

“Jangan lupa, agar terlihat cantik, pastikan kita tidak salah pilih manik-manik yang digunakan. Selain itu, warna manik-manik juga harus sesuai saat kita merangkai atau memadupadankannya. Ini sangat penting karena banyak dari peserta yang saya lihat masih kesulitan,” paparnya.

Sebagai referensi, Wiwit mengungkapkan, di pasaran harga bros manik-manik dapat dijual Rp 15-20 ribu per buah. “Jika produk yang kita buat kualitasnya bagus, harganya bisa mencapai Rp 50 ribu per buah. Namun, sebagai permulaan saya menyarankan agar jangan mematok harga tinggi,” tandasnya. (wh)