Bijak Mengelola Keuangan bagi Pelaku UKM Pemula

Modal usaha sangat penting bagi para pelaku usaha. Diperlukan perhitungan yang detail dan cermat untuk memanagemen usaha kita. Hal tersebut disampaikan oleh Sutie Rahyono, PPK Sampoerna yang menjadi Narasumber dalam pelatihan Pahlawan Ekonomi bertajuk Financial Management Workshop Pentingnya Modal Usaha di Kaza City Jalan Kapas Krampung Surabaya, Sabtu (17/9/2016).

“Kuncinya kita harus bijak dalam membagi dana pendapatan yang kita dapatkan. Intinya, modal usaha tidak boleh berkurang, karena modal merupakan poin dasar kita untuk melakoni usaha,” urai pria berkacamata itu.

Kata dia, sebagai pelaku usaha kita harus detail menghitung ongkos produksi. Diantaranya ongkos untuk membeli bahan dasar, biaya penyusutan bagi perangkat produksi, ongkos akomodasi dan transportasi, biaya retur produk yang rusak dan biaya marketing.

Selain itu, kita juga harus menghitung upah harian bagi para pegawai. Lalu, juga wajib menghitung upah harian bagi  diri sendiri. “Upah harian juga termasuk dalam ongkos produksi. Sebagai pelaku usaha yang andal kita harus dapat detail dalam membagi modal usaha,” terang dia lagi.

Ditegaskan lagi oleh Sutie, modal usaha menjadi patokan dalam menentukan harga produk. Ketika mampu menghitung ongkos produksi dari produk yang dihasilkan, secara tidak sadar kita telah mampu mempraktikkan management pada usaha kita.

“Disiplin yang tinggi menjadi keharusan atau poin dasar. Jangan sampai kita hanya mampu menghasilkan pemasukan tapi tidak dapat mengelolanya dengan baik. Dengan pengelolaan keuangan yang baik kita dapat memajukan usaha yang kita lakoni saat ini,” tandas Sutie. (ram)