Biduan Dangdut dan Rental Mobil Banjir Order Kampanye

Biduan Dangdut dan Rental Mobil Banjir Order Kampanye

 

Masa kampanye terbuka sudah berlangsung tiga hari. Partai politik  ramai-ramai menggelar aksi meraih simpati massa. Agar kampanye lebih semarak, panitia  biasanya menghadirkan hiburan, di antaranya biduan dangdut.

Masa kampanye yang digelar hingga 5 April 2014 mendatang, menjadi berkah tersendiri bagi mereka. Bila sebelumnya hanya sebatas untuk menghibur dari panggung ke panggung pesta pernikahan saja, namun ketika masa kampanye terbuka sudah digelar, para biduan dangdut lokal ini dibanjir order manggung.

Sri Wulandari, penyanyi dangdut asal Depok, ini menjadi salah satu yang menghibur dalam acara kampanye salah satu partai, di GOR Ciracas, Jakarta Timur, Selasa (18/3/2014).

“Tawaran kali ini lebih padat, beres manggung di partai ini, besoknya ada undangan ngisi di acara partai Lain, Alhamdullilah rezekinya lumayan,” kata penyanyi dangdut ini saat ditemui sehabis manggung di GOR Ciracas.

Sri menuturkan pendapatan yang sepadan dan lokasi yang strategis menjadi pertimbangan utamanya dalam mengambil tawaran di musim kampanye. Selama masa kampanye, biduan dangdut ini juga menuturkan jadwal manggungnya bukan hanya sebatas di Pulau Jawa saja.

“Saya sampai ke Riau, dan tanggal 4 besok rencana saya dan teman-teman akan manggung lagi, masih nunggu kepastian,” katanya.

Masa kampanye terbuka Pemilu 2014 yang dimulai pada 16 Maret 2014 juga mendatangkan berkah tersendiri bagi pengusaha mobil rental di Yogyakarta. Jauh-jauh hari, partai politik peserta pemilu sudah memesan kendaraan kepada para pengusaha jasa penyewaan kendaraan ini.

“Sejak dua hari sebelum kampanye terbuka, mobil yang ada sudah full dipesan,” ujar Risdianto, pemilik penyewaan kendaraan di Jalan Wates, Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, Selasa (18/3/2014).

Aris, panggilan Risdianto, mengatakan, dia punya enam mobil untuk disewakan, dari APV, Avanza, Xenia, hingga mobil bak terbuka. Hampir pada semua hari jadwal kampanye terbuka, mobilnya disewa. “Kalau ada yang ingin menyewa ya kami pending atau tawari saat hari yang kosong,” kata Aris.

Sementara itu, Harjono, pemilik usaha yang sama di Gunungkidul, mengatakan, mobil miliknya banyak disewa untuk kegiatan luar kota calon anggota legislatif maupun partai politik. Dia mengaku tak menaikkan tarif sewa kendaraan.

Harjono mengatakan, penggunaan tarif biasa seperti pada hari selain masa kampanye bertujuan menjaga kepercayaan klien. “Harga sewa mobil masih sama. Mobil APV, Avanza, Xenia, Suzuki R3 harga Rp 350.000 per 24 jam,” kata dia. (via/kmp/bh)