Biaya Haji 2014 Sekitar Rp 30 Juta

Biaya Haji 2014 Sekitar Rp 30 Juta

 

Direktur Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) Kementerian Agama Anggito Abimanyu mengatakan, setoran Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) 2014 di kisaran Rp 30 juta. “Bisa jadi,” cetusnya saat dikonfirmasi mengenai jumlah BPIH di Jakarta, Selasa (28/1) malam.

Dalam kesempatan tersebut, Anggito juga menyampaikan rencana Kemenag untuk memberlakukan virtual account bagi jamaah haji Indonesia. Akun virtual ini memungkinkan jamaah haji mengetahui saldo tabungan hajinya.

“Saat ini jamaah nggak bisa melihat jumlah saldonya. Hal ini berbeda dengan Malaysia yang menganut konsep investasi,” katanya.

Di Malaysia, dana haji bisa ditarik dan diinvestasikan ke bidang lain. Sedangkan, di Indonesia dana haji hanya bisa digunakan untuk kepentingan haji.

E-Hajj

Sementara itu Kementerian Haji Kerajaan Arab Saudi mengusulkan pemberlakukan E-Hajj pada penyelenggaraan haji 2014. Usulan ini disampaikan Menteri Haji Arab Saudi Bandar bin Muhammad Hajjar kepada Menteri Agama Suryadharma Ali di Jeddah. Pemerintah Indonesia melalui Menteri Agama (Menag) pun menyambut  baik gagasan untuk memberlakukan e-Hajj.

Menurut Anggito, penerapan E-Hajj akan mendurkung transparansi oleh para pemilik pemondokan khususnya. Namun, Menag  mengajukan saran agar pemberlakuan e-hajj ditunda pada penyelenggaraan haji tahun 2015. Menag mengusulkan agar dilakukan sosialisasi dan uji coba terlebih dahulu pada tahun 2014.

Menag meminta dispensasi pelaksanaan e-hajj secara penuh hingga tahun 2015 mengingat risiko gagal cukup besar bagi Indonesia yang memiliki jamaah haji terbesar. (republika)