BI : Pasar Keuangan Tunggu Putusan MK

 

BI : Pasar Keuangan Tunggu Putusan MK

Gubernur Bank Indonesia (BI), Agus D.W. Martowardojo mengungkapkan, pasar keuangan menunggu hasil persidangan sengketa pemilihan presiden (plilpres)  yang akan diumumkan Mahkamah Konstitusi (MK) sore ini, Kamis 21 Agustus 2014.

Menurutnya, hal itu akan mempengaruhi arah ekonomi Indonesia selama lima tahun mendatang.

Agus mengatakan, hal itu menjadi perhatian, karena indikator-indikator ekonomi Indonesia lainnya saat ini dalam keadaan baik.

“Terkait balance of payment, defisit transaksi berjalan, BI Rate itu sudah diperhatikan, sekarang yang jadi perhatian adalah keputusan KPU yang sudah memenangkan satu capres yang saat ini disengketakan di MK,” ungkapnya, di Gedung DPR.

Terlepas dari hal itu, menurutnya, ada beberapa hal yang harus menjadi fokus pemerintah, otoritas moneter, salah satunya subsidi bahan bakar minyak (BBM) yang menekan defisit transaksi berjalan saat ini.

Dia menjelaskan, karena itu perlu dipastikan, arus modal dan investasi yang masuk ke depannya harus berkualitas. Sehingga, derasnya investasi yang saat ini berkontribusi meredam defisit transaksi berjalan, dapat dimanfaatkan dengan baik.

“Besarnya defisit BBM perlu disikapi dan untuk memastikan bahwa Indonesia akan terus mempunyai inflow di transaksi berjalan yang baik,” tambahnya. (vva/ram)