BFI Kejar Pendapatan Rp 10 T

BFI Kejar Pendapatan Rp 10 T
foto: blogspot.com

Di tengah tekanan laju penjualan kendaraan bermotor, PT BFI Finance Tbk (BFIN) masih optimistis target penyaluran pembiayan sebesar Rp 10 triliun pada tahun ini dapat tercapai. Angka ini meningkat jika dibandingkan realisasi pembiayaan perusahaan pada tahun lalu sebesar Rp 8,2 triliun.

SVP Business Startegy Management and Development Head BFI Finance, Herman Handoko mengakui perlambatan ekonomi telah menekan laju penjualan mobil. Namun,  dirinya tetap optimistis dengan  target pembiayaan menembus Rp 10 triliun karena realisasi pembiayaan pada semester I 2015 yang sudah mencapai 70 persen  dari target tersebut.  “Kami optimis target dapat tercapai,” cetus Herman

Dia menjelaskan, bahwa mayoritas pembiayaan yang disalurkan pada semester I 2015 untuk pembiayaan pembelian otomotif dan sisanya alat berat.  “Pembiayaan otomotif baik motor ataupun mobil itu mencapai 90 persen  dari total pembiayaan yang kami sudah salurkan,” ujar Herman.

Untuk menggenjot  pembiayanaan ke depan, PT BFI Finance Indonesia Tbk (BFIN) siap ekspansi bisnisnya lewat program kredit multiguna. “Kami akan memberikan kredit pendidikan dalam rangka membantu masyarakat yang membutuhkan biaya sekolah seperti uang pangkal di sejumlah kota,” ujarnya.

Dalam kredit pendidikan ini, menurut Herman, pihaknya akan membayarkan langsung ke pihak sekolah, bukan kepada siswa atau orang tua siswa. Nantinya, pihak sekolah lah yang mengatur fasilitas yang perusahaan berikan.

“Plafon yang diberikan di kredit pendidikan ini kisaran Rp 10-150 juta. Kami berharap, kredit ini bisa membantu murid atau mahasiswa yang kurang mampu untuk dapat terus mengenyam pendidikan,” ungkap Herman.

Selain pendidikan, Herman menambahkan, BFI Finance juga menyiapkan kredit pernikahan yang baru akan dilaunching pada 17 Oktober 2015. Plafon yang disediakan untuk kredit pernikahan ini mulai dari Rp 75-200 juta tergantung dari biaya yang dibutuhkan resepsi pernikahan dan jaminan yang dikeluarkan oleh calon nasabah.

“Untuk kredit pernikahan ini, kami bakal menggandeng sejumlah wedding organizer (WO). Saat ini masih terus menjajaki kerja sama dengan WO yang mempunyai track record bagus dan struktur keuangannya yang kuat,” tegasnya.

Dalam kesempatan yang sama, Senior Vice President Car Retail Business Head BFI Finance, Tan Rudy Eddywidjaja, menuturkan, bahwa pihaknya akan terus menggenjot pertumbuhan pembiayaan pada tahun ini dan mendatang. Salah satu upaya untuk merangsang daya beli masyarakat untuk tidak ragu mengajukan pembiayaan adalah menggelar  program “Uber Miliaran 2015” dengan hadiah menarik.

Rudy mengatakan, setelah pengundian di Bandung untuk periode Juli-September 2015, BFI Finance akan melakukan pengundian final di Surabaya pada Januari 2016 untuk periode Oktober- Desember 2015.

“Program tersebut telah meningkatkan awareness publik terhadap BFI Finance. Respon masyarakat terhadap program tersebut sangat besar yang ditunjukan lewat peningkatan jumlah konsumen BFI Finance,” papar Rudy.(wh)