Berinovasi dengan Menu Mie Pedas Krispy

Berinovasi dengan Menu Mie Pedas Krispy
Chef Ismudiyanto, mentor Pelatihan Pahlawan Ekonomi, memberi tips membuat mie pedas krispy di Kaza City Surabaya, Minggu (15/11/2015). foto: arya wiraraja/enciety.co

Pahlawan Ekonomi terus berusaha memodifikasi dalam menu yang diajarkan dalam Pelatihan Culinary Business Pahlawan Ekonomi 2015. Kali ini, mencoba berinovasi dengan menu mie pedas krispy.

Menurut Chef Ismudiyanto, mentor Pelatihan Pahlawan Ekonomi,  mengatakan menu mie pedas krispy adalah hasil inovasi dari menu mie pangsit. Keunikan dari menu ini adalah mie pangsit dalam proses penyajiannya dikukus dan dihidangkan di dalam mie, sekarans kita olah pangsitnya kita goreng hingga krispy. Inilah perbedaannya,” ulas dia di sela pelatihan Pahlawan Ekonomi 2015 di Kaza City, Minggu (15/11/2015).

Ia lantas memaparkan bahan yang diperlukan untuk membuat menu inovatif ini. Yakni, mie basah, kulit pangsit yang dibagi menjadi dua. “Kulit pangsit yang pertama digoreng dan yang sebagian lagi dikukus basah yang nantinya akan dihidangkan bersama dengan mie,” terang dia.

Bahan berikutnya, yaitu, cabe merah kriting, bawang merah, bawang putih, merica bubuk, garam, peterseli, daun bawang yang telah dicincang. Selain itu, siapkan pula sayuran segar seperti selada atau sawi dan daging ayam cincang.

Cara membuatnya, haluskan bahan seperti kemiri, bawang putih, bawang merah, garam, merica dan cabe merah keriting, lalu tumis dengan api sedang. Setelah tercium bau harum  masukkan daging ayam giling dan daun bawang dan peterseli, lalu tiriskan. Setelah itu, didihkan air lalu masak mie hingga matang. Lalu, campur semua bahan dan masukkan air kaldu ayam yang telah disiapkan.

Untuk membuat menu baru ini, ia mengatakan dibutuhkan waktu sekitar 30 menit. “Untuk membuat seporsi mie pedas krispy ini dibutuhkan modal Rp 6 ribu. Dengan modal tersebut kita dapat menjual menu baru ini dengan harga Rp 12 ribu hingga Rp 15 ribu, bergantung tampilang yang kita ciptakan,” urai Ismudiyanto yang juga dosen Surabaya Hotel School (SHS) Surabaya.

Terkait pangsa pasar, ia menjelaskan, jika saat ini menu mie pedas krispy dapat menyentuh di segala lapisan masyarakat. “Terutama masyarakat Kota Surabaya, menu ini sangat cocok dengan lidah masyarakat Surabaya. Ini karena yang pertama adalah rasa pedas yang ditawarkan. Selain itu, menu ini juga merupakan menu basah karena ada kuah dalam mie tersebut yang membuat selera makan bertambah,” ucap dia. (wh)