Bencana Kelud, Pemprov Beri Penghargaan Semen Indonesia

 

Bencana Kelud, Pemprov Beri Penghargaan Semen Indonesia

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jatim memberikan apresiasi berupa piagam penghargaan kepada PT Semen Indonesia (Persero) Tbk saat penanganan bencana Gunung Kelud. Penyerahan piagam tersebut dilakukan bersamaan dengan rapat koordinasi BPBD Jatim di Hotel Utami Sidoarjo, Kamis (22/5/2014).

Penghargaan tersebut diberikan karena Semen Indonesia merupakan perusahaan yang responsif dan tanggap terhadap bencana erupsi Gunung Kelud di Jawa Timur beberapa waktu lalu.

Kepala Biro Bina Lingkungan PT Semen Indonesia (Persero) Tbk, Slamet Mursidiarso mengatakan,  penghargaan ini diberikan kepada Semen Indonesia karena telah membantu penanganan bencana erupsi Gunung Kelud 2014.

“Ini merupakan bantuan dari CSR Semen Indonesia yang disampaikan berupa sembako dan barang atau semen. Semen Indonesia punya kewajiban membantu penanggulangan bencana alam dan membantu segala sesuatu yang terjadi setelah bencana,” terang Slamet.

“Bantuan yang diberikan SMI ini bukan yang pertama kali ini. Beberapa bencana alam yang ada di Indonesia, SMI akan selalu berusaha membantu atau berpartisipasi meringankan beban masyarakat,”  imbuh dia.

Media Relation Semen Indonesia Mohammad Faiq Niyazi menambahkan, saat pertama kali terjadi bencana erupsi Gunung Kelud, Semen Indonesia melalui Manajer Area dan Manajer Sub Logistik bersama tenaga sales dari distributor di berbagai daerah bencana, langsung terjun ke lokasi untuk memberi dukungan terhadap ke posko bencana yang telah didirikan.

“Saat itu, diberikan ke posko berupa bantuan sembako, air mineral, makanan ringan dan sarana penunjang untuk posko, seperti tikar, selimut dan lain sebagainya,” kata dia .

Bahkan, sambung Faiq, dalam waktu singkat berhasil dikumpulkan sumbangan dari para distributor dan pelanggan yang mencapai Rp 1,2 miliar. Semen Indonesia juga menambahkan bantuannya sebesar Rp 1,5 miliar sehingga terkumpul dana bantuan mencapai Rp 2,7 miliar untuk penanggulangan bencana erupsi Gunung Kelud.

“Tak hanya itu, klub mobil (MOB SG) menurunkan puluhan armada jeep yang sudah dimodifikasi (dipasang alat keruk) untuk membersihkan jalan protokol dari abu dan pasir vulkanik. Setelah selesai bencana, Semen Indonesia bersama wali kota Kediri menyerahkan 10 unit mesin cetak batako. Diharapkan melipahnya pasir dari erupsi dapat dimanfaatkan oleh masyarakat melalui kegiatan pembuatan batako yang bisa memberikan pendapatan bagi mereka.” Terang Faiq.

Menurut Kepala Pelaksana BPBD Jatim Sudarmawan, pihaknya sangat berterima kasih atas kepedulian dan perhatian semua pihak, sehingga penanganan bencana atau korban bencana Gunung Kelud, dapat teratasi serta terkoordinasi dengan baik. Harapannya, semakin banyak pihak yang peduli dengan kondisi bencana, akan semakin baik dalam penanganannya.

Sementara, Sekdaprov Jatim Ahmad Sukardi yang mewakili Gubernur Jatim Soekarwo menegaskan, tanpa bantuan semua pihak, penanganan bencana Gunung Kelud pasti tak berjalan baik. Untuk itu, dengan koordinasi yang baik, akhirnya penanganan bencana Gunung Kelud ini dinyatakan sebagai penanganan bencana yang terbaik di Indonesia.

“Kita patut berbangga dengan hal ini. Semua elemen di Jatim, entah itu komunitas, dunia usaha, perguruan tinggi sampai media massa, semua bahu-membahu menangani bencana Kelud ini,” tandas Sukardi. (wh)