Belum Lolos Verifikasi BOPI, Persebaya Terancam Tak Boleh Ikut ISL 2015

isl

Sekjen Badan Olahraga Profesional Indonesia (BOPI) Heru Nugroho menyatakan hingga saat ini baru 12 klub yang memenuhi persyaratan verifikasi untuk dapat mengikuti kompetisi Indonesia Super League atau ISL 2015. Persebaya Surabaya termasuk dalam enam klub yang belum memenuhi syarat. Selain itu, ada lima klub lainnya yakni Pelita Bandung Raya, Arema Cronus, Persegres Gresik, Pusamania Borneo FC dan Persiram Raja Ampat.
Dijelaskan untuk klub Persebaya dan Arema, BOPI akan meminta arahan dari Ditjen Administrasi Hukum Umum (AHU) Kementerian Hukum dan HAM karena terkait persoalan legal. Sementara Pelita Bandung Raya, Persegres Gresik, Pusamania Borneo FC, dan Persiram Raja Ampat masih menunggu laporan pajak.

Untuk ke-12 klub lainnya dipastikan bisa lolos, kecuali ada laporan bahwa mereka menunggak gaji pemain dan official. Rencananya BOPI akan dihubungi Tim Sembilan tentang nasib enam klub belum lolos verifikasi. “Saya berharap klub-klub yang masih ada masalah bisa segera menyelesaikan verifikasi minggu ini agar tetap bisa mengikuti kompetisi ISL 2015. Jika tidak maka jelas enam klub tersebut tidak akan main,” ujar Heru.

Sementara Sekretaris PT Liga Indonesia (LI) Tigor Shalom Boboy menegaskan sebagai operator kompetisi, pihaknya terus mendorong dan membantu tiap klub yang bermain di kompetisi ISL 2015. Klub akan dipandu untuk melewati proses verifikasi lima aspek klub profesional seperti sporting, infrastruktur, personel, administrasi, legal, dan keuangan. “Sebenarnya ini tak hubungannya dengan yang diminta BOPI, karena kami melakukannya tiap tahun. Kalaupun iya, itu kebetulan saja. PSSI meluncurkan Club Licensing Regulations (CLR) PSSI-ISL Grade sebagai pedoman verifikasi calon peserta ISL 2015,” katanya. (bst)