Belgia Lolos Setelah Atasi Perlawanan Sengit AS

 

Belgia Lolos Setelah Atasi Perlawanan Sengit AS

Belgia akhirnya  merebut tiket  terakhir babak  delapan  besar. Eden Hazard dkk sukses menyudahi perlawanan Amerika Serikat 2-1 pada laga yang digelar di Arena Fonte Nova, Salvador, Rabu (2/7/2014) dini hari WIB.  Ketiga gol  semua tercipta di babak tambahan waktu.  Dua gol Belgia dicetak De Bruyne 93′, Lukaku 105′. AS Memperkecil  lewat gol   Green 107′. Hasil ini  jadikan Belgia bakal bentrok melawan Argentina di babak perempat final.

Pertandingan antara kedua tim yang punya kekuatan seimbang ini berlangsung dengan menarik dan terbuka. Baik Belgia dan Amerika menerapkan permainan yang ofensif sehingga beberapa kali tercipta peluang berbahaya di muka gawang lawan.

Peluang emas pertama didapat oleh Dempsey di menit 21. Bradley berhasil menerobos pertahanan Amerika namun kemudian kehilangan kontrol bola. Dempsey yang berada di dekat bola langsung melepaskan tendangan kaki kiri namun bisa diamankan oleh Courtois.

Dua menit kemudian Belgia membalas. Vertonghen memimpin serangan balik cepat Belgia dan bola kemudian ia operkan pada De Bruyne yang berada di posisi lebih bebas. Sayangnya De Bruyne kurang tenang dan bola sepakannya meleset meski ia sudah mampu menipu pemain Amerika dan Howard sudah mati langkah.

Belgia kembali menghentak pertahanan Amerika beberapa menit kemudian. Vertonghen mampu lolos di kotak penalti Amerika dan mengirimkan umpan ke muka gawang Howard. Meski bola tak dapat dijangkau Howard, masih ada Beasley yang bisa menghalau bola.

Anak asuh Marc Wilmots terlihat masih nyaman dalam menguasai serangan. Peluang berikutnya didapat oleh Hazard namun tendangannya terlalu lemah dan mudah bagi Howard untuk mengamankannya.

Tiga menit babak kedua berjalan, Belgia kembali mengkreasi peluang berbahaya. De Bruyne memberikan umpan silang dan disambut tandukan Mertens. Bola mengarah tepat ke gawang Amerika namun Howard masih bisa menepisnya ke belakang.

Beberapa menit kemudian ada lagi serangan berbahaya dari anak asuh Wilmots. Kali ini sebuah umpan dari Alderweireld disambut sundulan Origi namun bola masih menerpa mistar gawang Howard.

Tekanan dari Belgia semakin menjadi-jadi. Setelah tendangan keras Witsel masih menyamping tipis di sisi gawang Howard, berikutnya sang kiper haarus mementahkan sebuah peluang bagus dari Origi.

Pertandingan berjalan kian menarik. Kedua tim sama-sama mampu mencetak peluang berbahaya namun selalu gagal karena ketangguhan Howard maupun Courtois. Laga pun akhirnya  berlanjut ke babak perpanjangan waktu.

Baru tiga menit dimainkan, sebuah gol akhirnya tercipta. Lukaku yang baru masuk mampu mengalahkan Besler dalam duel dan ia memberikan umpan yang diselesaikan dengan dingin oleh Kevin de Bruyne. 1-0!

Di menit akhir babak pertama perpanjangan waktu, gol kedua Belgia tercipta. De Bruyne seperti melakukan aksi balas budi dengan menyodorkan umpan matang yang diselesaikan Romelu Lukaku dengan tembakan kaki kirinya. 2-0!

Akan tetapi Amerika menolak untuk menyerah. Memasuki menit 107, Julian Green mencetak gol indah setelah menerima umpan dari Bradley. Amerika pun mampu memperpanjang nafas mereka untuk sementara waktu. 2-1!

Gol tersebut memantik semangat bertanding anak-anak Negeri Paman Sam. Beberapa peluang mereka dapat seperti ketika Dempsey sudah berhadapan dengan Courtois namun masih gagal membuahkan gol. Pada akhirnya, banyaknya peluang yang tercipta tetap tak ada lagi yang bisa dijadikan gol.  (ram)