Belajar Menjahit Kebaya, Ramadan Terima Pesanan

Belajar Menjahit Kebaya, Ramadan Terima Pesanan

Pelatihan jahit modes Pejuang Muda yang digelar di Kaza City Mall, Sabtu (12/5/2018).foto:arya wiraraja/enciety.co

Pelatihan jahit modes Pejuang Muda yang digelar di Kaza City Mall memasuki tahap final. Setelah lima kali pertemuan, pelatihan yang mengangkat tema membuat kebaya tradisional dan modern itu, peserta pelatihan diwajibkan mengumpulkan hasil akhir jahitan kebaya.

“Ini pertemuan terakhir pelatihan membuat kebaya yang kami gelar. Untuk itu, kami ingin mereka mengumpulkan produk yang telah dibuat. Ini tadi tinggal beberapa peserta saja yang belum mengumpulkan. Selebihnya, yang sudah mengumpulkan hasil jahitannya sedang kami nilai,” ungkap Nanik Heri, koordinator mentor pelatihan Pejuang Muda Surabaya, Sabtu (12/5/2018).

Nanik menegaskan, pihakan mewajibkan peserta mengumpulkan  jahitan kebaya halus. Dia mengakui, untuk membuatnya tidak mudah. Pada tahapan finishing ini para peserta dituntut mampu mengkoreksi pekerjaannya terlebih dulu sebelum dikumpulkan. Karena jika tidak diteliti dan jahitannya kurang rapi, nilai yang mereka dapat otomatis juga kurang baik.

“Kami menekankan kepada para peserta jika teknik finishing produk ini sangat berguna ketika mereka mendapat pesanan nanti. Karena jika tidak teliti dan hasil jahitannya jelek, mereka tidak akan dapat pesanan lagi dari para pelanggan,” cetus owner Kriya Daun itu.

Nanik menyatakan, pelatihan ini sengaja menggenjot kemampuan peserta sebelum masuk bulan Ramadan. Karena pada Ramadan mereka akan sibut mengerjakan jahitan pesanan.

“Jika mereka tidak dapat menjahit halus sebelum Ramadan, sangat disayangkan. Mereka akan kurang percaya diri menerima pesanan,” tegasnya. (wh)