Belajar Mencanting Batik Selendang Suroboyo

Belajar Mencanting Batik Selendang Suroboyo

Pelatihan mencanting batik selendang Suroboyo Pahlawan Ekonomi Surabaya di Kaza City Mall, Sabtu (11/3/2017). foto:sandhi nurhartanto/enciety.co

Usai diajarkan membuat desain yang digunakan sebagai batik Suroboyo pada pelatihan pekan lalu, kini para peserta pelatihan Pahlawan Ekonomi cluster creative industry diminta belajar mencanting, di Kaza City Mall Sabtu (11/3/2017).

Dengan menggunakan malam (bahan baku untuk membatik, red) yang dicairkan dengan pemanas, peserta creative industry dengan telaten melapisi desain yang selesai dibuatnya.

Membutuhkan waktu hampir 3 jam oleh para perempuan pelaku usaha untuk melakukan pembelajaran mencanting. Karena selain dibutuhkan ketelatenan, mencanting sendiri butuh kecermatan agar nantinya batik yang dihasilkan dapat terlihat tebal atau tipisnya garis.

“Ada dua canting yang digunakan oleh ibu-ibu Pahlawan Ekonomi kali ini. Yaitu canting elektrik dan canting manual. Namun semua fungsinya tetap sama, membatik desain selendang yang selesai dibuat,” kata Mulyadi Gunawan, mentor batik selendang Suroboyo.

Dalam empat kali pertemuan yang dijadwalkan tersebut, peserta pelatihan Pahlawan Ekonomi cluster creative industry harus mampu menyelesaikan tugasnya mencanting, sebelum dalam pertemuan ketiga pada pekan depan diberi pelatihan pewarnaan.

“Untuk pelatihan ketiga minggu depan, kami menyiapkan pewarnaan setelah selesai proses pencantingan ini sebelum jadi batik selendang,” tutur Mulyadi yang juga pemilik rumah batik Putat tersebut. (wh)