Bekal untuk Menjaga Kualitas Sablon

Bekal untuk Menjaga Kualitas Sablon

Pelatihan sablon Pejuang Muda di Kaza City Mall, Sabtu (12/5/2018).foto:arya wiraraja/enciety.co

Ramadan, ada beberapa tantangan yang bakal dihadapi pelaku usaha sablon. Di antaranya mencukupi permintaan pesanan. Selain mencukupi pesanan juga diwajibkan menjaga kualitas sablon.

“Selain menjaga kebersihan dari alat-alat produksi sablon, salah satu caranya untuk menjaga kualitas produksi adalah dengan memilih jenis atau tipe screen cetak yang digunakan,” ujar Ahmad Arief, mentor pelatihan sablon Pejuang Muda Surabaya, di sela pelatihan di Kaza City Mall, Sabtu (12/5/2018).

Kata Arief, pesanan yang paling banyak diminta pelanggan pada bulan puasa adalah baju seragam. Seperti baju seragam pengajian, baju seragam untuk reuni, baju seragam sekolah dan lain sebagainya.

“Tantangannya, untuk mencukupi kebutuhan pesanan baju seragam ini adalah logo yang akan disablon. Logo yang diproduksi harus detail dan sesuai permintaan pesanan. Jika tidak sesuai, pelanggan akan kabur,” terangnya.

Untuk mencetak logo yang detail dan sesuai permintaan, sambung Arief, screen cetak sablon yang digunakan ukuran T120 maksimal screen cetak T77. Menurut dia, makin tinggi tipe T pada screen, makin padat dan detail hasil sablonnya.

Selain mencermati screen cetak sablon, Arief memberika tips paling mudah memenuhi permintaan pelanggan. Yakni, sebelum dicetak, logo yang akan disablon harus di-setting atau didesain terlebih daulu di komputer.

“Agar lebih aman, kita harus mendesain logo yang akan disablon terlebih dulu. Ini untuk mengurangi kesalahan dalam proses menyablon,” terangnya.

Setelah didesain, kata Arief, logo di-print dan disesuaikan dengan screen yang kita gunakan. “Setelah itu kita akan mulai tahapan selanjutnya, yaitu praktik menyablon diatas media kain dan plastik yang digelar minggu depan,” cetus dia. (wh)