Bedah Resep Takoyaki Jepang dengan Bahan Baku Lokal

Bedah Resep Takoyaki Jepang dengan Bahan Baku Lokal

Pelatihan membuat takoyaki di Kaza City Surabaya, Minggu (17/7/2016). Foto:sandhi nurhartanto/enciety.co

Pelaku usaha kecil menengah (UKM) Pahlawan Ekonomi terus mengembangkan diri dengan melakukan inovasi resep makanan. Seperti halnya dalam pelatihan yang digelar periodik di Kaza City, mereka diajari membuat takoyaki, makanan dari Negeri Sakura.

Chef Heri Susanto, coach Pahlawan Ekonomi, mengungkapkan dalam meramu makanan ini tidak perlu menggunakan bahan-bahan impor dari Jepang. “Kita cukup menggunakan bahan lokal yang ada di negara kita,” ucap dia di hadapan ratusan pelaku UKM cluster Home Industry yang hadir di Kaza City, Jalan Kapas Krampung Surabaya, Minggu (17/7/2016).

kue-takoyaki-pe

Adapun bahan-bahan dasar takoyaki yang dibutuhkan, lanjut dia,  di antaranya. tepung terigu, telur, merica, garam, cumi-cumi yang telah dibersihkan, kupas lalu kukus dan potong berukuran dadu, daun bawang yang telah dicincang.

Ia mengimbuhkan, penggunaan merica hitam atau black pepper membuat takoyaki dapat diganti dengan merica putih yang gambang dibeli di pasar tradisional.

“Selain itu, kita juga dapat mengganti bahan cumi-cumi dengan ikan. Contohnya ikan bandeng, tengiri, dan lain sebagainya,” jelas Arif yang juga staf pengajar Surabaya Hotel School (SHS) itu.

Cara membuatnya, jelas dia, campur terigu, baking powder, garam lalu aduk rata. Masukkan kedalam campuran kaldu, aduk hingga adonan kental dan tercampur rata.

“Panaskan cetakan Takoyaki, olesi dengan minyak, olesi adonan hingga setengah cetakan. Lalu, masukkan adonan dan panggang hingga matang,” urai dia.

Menurut dia, yang perlu diperhatikan membuat takoyaki adalah ketika proses memanggang. Api yang digunakan harus benar-benar kecil. Hal itu dilakukan agar tekstur takoyaki yang kita hasilkan nanti menjadi kuning kecoklatan. “Selain itu, kita juga dapat menjaga rasa masakan tersebut agar lebih renyah,” ungkapnya.

Arif juga menjelaskan, jika menu asal Negeri Matahari terbit itu memiliki nilai ekonomi tinggi. Untuk membuat satu porsi dengan isi tiga buah takoyaki hanya membutuhkan modal Rp 15 ribu. Namun, setelah menu tersebut jadi, maka kita dapat menjualnya dengan harga Rp 5 ribu per porsi.

“Kalau kita menawarkan menu tersebut di mal atau rumah makan ternama, kita dapat membandrolnya Rp10 ribu tiap porsinya,” tutupnya. (wh)