Bedah Nutrisi dalam Pelatihan Olahan Coklat

Bedah Nutrisi dalam Pelatihan Olahan Coklat

Pelatihan olahan coklat di SHS. foto: arya wiraraja/enciety.co

Pahlawan Ekonomi Surabaya kembali menggelar acara pelatihan olahan coklat. Kegiatan tersebut digelar di Gedung Surabaya Hotel School (SHS) Jalan Joyoboyo Surabaya, Sabtu (10/8/2019).

“Indonesia merupakan penghasil coklat nomor 3 terbesar di dunia, namun, sampai saat ini produk kita masih kalah kualitasnya dengan produk coklat Belgia atau Swiss. Untuk itu, dengan pelatihan ini kami berharap akan ada produk-produk baru yang lahir dari tangan para pelaku usaha Kota Surabaya,” kata Don Rozano, advisor Pahlawan Ekonomi & Pejuang Muda yang membuka acara tersebut.

Don juga mengatakan jika Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini sangat ingin pelaku usaha punya produk olahan coklat. Karena seperti di kota-kota besar lain yang ada di seluruh dunia, mereka punya produk oleh-oleh khas coklat dengan rasa berbeda.

Pelatihan ini dipandu Prof Dr Teti Estiasih, pakar ilmu dan teknologi pangan Universitas Brawijaya Malang. Ada 42 pelaku usaha Pahlawan Ekonomi & Pejuang Muda yang ikut berpartisipasi.

Dia menjelaskan,  pelatihan kali ini memberitakan tips membedah nutrisi yang terkandung dalam coklat dan sekaligus membuat produk coklat.

“Yang dibuat jenis coklat yang dipadukan dengan bahan buah-buahan lokal asli Indonesia, khususnya di Surabaya. Contohnya buah mangga dan lain sebagainya,” terang Teti.

Kata dia, banyak jenis coklat yang bisa digunakan. Mulai dari kualitas lokal sampai premium. Bergantung segmen pasar yang dibidik.

“Yang jelas, pada pelatihan praktik ini kita ingin mereka tahu dulu bahan apa saja yang digunakan, kandungan apa yang ada di dalamnya, dan teknik yang digunakan,” kupas Teti.

Menurut dia, banyak hal yang harus diketahui  pelaku usaha membuat produk olahan coklat. Contohnya minuman coklat, diperkenalkan teknik aseptic filling dan out filling. Dengan teknik ini produk coklat bisa bertahan lama.

“Inti dari pelatihan ini adalah bagaimana kita mengombinasikan makan lokal Indonesia dengan bahan coklat. Di antaranya,  coklat semanggi, produk coklat rengginang crispy, dan lain sebagainya,” kupas Teti. (wh)

Bedah Nutrisi dalam Pelatihan Olahan Coklat