BCA Catat Laba Rp 4,1 T di Triwulan I-2015

BCA Catat Laba Rp 4,1 T di Triwulan I-2015
Presiden Direktur BCA Jahja Setiatmadja. sumber foto: bca.com

PT Bank Central Asia Tbk (BCA) sepanjang kuartal pertama tahun ini membukukan laba bersih Rp 4,1 trilun atau tumbuh 10,7 persen dibandingkan kuartal pertama tahun lalu Rp 3,66 triliun. “Di tengah tantangan kondisi makro ekonomi perseroan berhasil mencatatkan kinerja yang solid berkat keunggulan dalam transaksi perbankan dan posisi likuiditas yang kuat,” kata Presiden Direktur BCA Jahja Setiatmadja dalam paparan kinerja BCA di Jakarta, Rabu (29/4).

Penurunan aktivitas bisnis menurut dia, telah memperlambat pertumbuhan kredit pada kuartal pertama tahun ini. “Menghadapi kondisi pasar tersebut, BCA tetap fokus dalam menerapkan praktik penyaluran kredit yang prudent, tercermin pada portofolio kredit yang sehat, serta mempertahankan posisi permodalan yang kokoh,” ujar Jahja.

Pada kuartal pertama tahun ini, BCA membukukan penyaluran kredit sebesar 5,8 persen (year on year/yoy) menjadi Rp 335,6 triliun. Kredit korporasi naik sekitar 2,9 persen menjadi Rp 109,2 trilin, kredit komersial dan usaha mikro kecil menangah (UMKM) tumbuh 8,3 persen (yoy) menjadi Rp 134,4 triliun, dan kredit konsumer tumbuh 5,6 persen (yoy) menjadi Rp 92 triliun.

Dari keseluruhan kredit konsumer tersebut, kredit kepemilikan rumah (KPR) tumbuh 3,6 persem (yoy) menjadi Rp 54,8 triliun, kredit kendaraan bermotor (KKB) tumbuh 6,9 persen (yoy) menjadi Rp 28,7 triliun, dan oustanding kartu kredit naik 16,3 persen (yoy) menjadi Rp 8,5 triliun.

Sementara itu, Dana Pihak Ketiga (DPK) yang ada di BCA pada kuartal pertama tahun ini tumbuh 9,4 persen (yoy) menjadi Rp 445,1 triliun, terutama didorong pertumbuhan depisito sebesar 21,5 persen (yoy) menjadi Rp 110,3 triliun. (bst)