BBPOM Sita Ratusan Kosmetik China dan Korsel di Tunjungan Plaza

BBPOM Sita Ratusan Kosmetik China dan Korsel di Tunjungan Plaza

Petugas merazia kosmetik impol tanpa izin di Tunjungan Plaza, Kamis (9/2/2017). foto:sandhi nurhartanto/enciety.co

Ratusan produk kosmetik impor dari China dan Korea Selatan (Korsel) disita petugas gabungan dari Balai Besar Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BBPOM) RI di Surabaya bersama Satreskoba Polrestabes Surabaya dari toko Head 2 Toe di Tunjungan Plaza III lantai 5, Kamis (9/2/2017) siang.

Saat petugas gabungan melakukan pendataan, perempuan pemilik toko tersebut tidak memperkenankan wartawan wawancarai dan mengambil gambar di tokonya. Dari hasil sitaan ratusan produk kosmetik impor ini, ada 60 merek yang diketahui tidak ada bahasa Indonesia dan hanya tertulis bahasa Mandarin di produknya.

Mustajab, staf bidang pemeriksaan dan penyidikan BBPOM Surabaya mengatakan, pihaknya mengetahui adanya kosmetik impor tersebut berkat laporan dari masyarakat.

“Saat kami datangi tempat penjualannya, diketahui jika kosmetik impor ini tidak mempunyai izin edarnya. Jika tidak ada izin edarnya maka kami tidak mengetahui apakah bahan-bahan kosmetik tersebut berbahaya atau tidak bila digunakan oleh masyarakat karena mereka tidak melaporkan kepada yang berwenang untuk meneliti kandungan yang ada,” tegas Mustajab kepada awak media.

Ia melanjutkan, jika suatu produk tidak mempunyai izin maka akan ditakutkan kosmetik impor tersebut tidak aman untuk dipakai. Oleh karena itu, pihaknya melakukan penyitaan agar dilakukan penelitian terhadap kandungan dari kosmetik tersebut.

Saat ditanyakan tentang sanksi apa yang akan diberikan kepada pemilik toko atas usahanya menjual produk kosmetik tanpa ijin edar, Mustajab mengaku akan melaporkan kepada pimpinannya terlebih dahulu.

“Nanti pemilik toko akan kami panggil. Tapi sebelumnya kami laporkan terlebih dahulu kepada pimpinan tentang produk kosmetik impor yang tak punya izin edar ini,” jelasnya. (wh)