Bazar Ramadan Sapa Warga Dukuh Menanggal

Bazar Ramadan Sapa Warga Dukuh Menanggal

Teks: Antusias warga di bazar Ramadhan Dukuh Menanggal, Jumat (26/5/2017). foto: humas pemkot surabaya

Hari pertama Bazar Ramadan hari pertama yang digelar Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya digelar di kantor Kelurahan Dukuh Menanggal, Jumat (26/6/2017).

Dalam kegiatan ini, Pemkot Surabaya mengeluarkan stok bahan pokok yang disediakan dua kali lipat dengan rincian, beras 15 ton, gula 5 ton, minyak goreng 500 kardus, bawang putih 1 ton, bawang merah 1,5 ton dan cabai 3 kwintal.

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperdagin) Arini Pakistianingsih mengatakan, Bazar Ramadan dibuat agar harga bahan-bahan pokok di bulan puasa tetap stabil.

“Pemkot ingin warga Surabaya tetap menikmati harga bahan pokok dengan harga murah. Untuk rate harga komoditinya di antaranya beras 5 kg seharga Rp 45 ribu, gula 1 kg seharga Rp 12 ribu dan minyak goreng 1 liter seharga Rp 11 ribu,” kata Arini.

Adapun tujuan lain dari kegiatan ini agar Pemkot dapat mengintervensi harga bahan pokok guna menanggulangi kenaikan harga bahan pokok dan memberi kesempatan bagi pelaku UKM agar dapat meningkatkan perekonomiannya.

Nantinya, Disperdagin bersama PD Pasar dan PD RPH juga akan menggelar bazar Ramadhan selama satu bulan penuh bergantian di 10 kecamatan. Ke-10 lokasi bazar tersebut yakni Kecamatan Gayungan (26-28 Mei), Wiyung (29-31 Mei), Terminal Keputih Kecamatan Sukolilo (31 Mei-2 Juni), Sukomanunggal (2-4 Juni), Bulak (5-7 Juni), Benowo (7-9 Juni), Semampir (9-11 Juni), Pakal (12-14 Juni), Tenggilis Mejoyo (15-17 Juni) dan Tandes (17-19 Juni).

“Kami sudah sosialisasi agar masyarakat bisa memanfaatkan agenda ini untuk memenuhi kebutuhan. Apalagi, tidak hanya bahan pokok, tapi juga ada dari produsen dan pelaku UMKM,” imbuhnya.

Warga Surabaya sendiri beramai-ramai mendatangani Mereka membanjiri halaman kantor tersebut untuk membeli kebutuhan bahan pokok selama bulan puasa. Nurlatifah salah satu warga mengaku senang dengan kegiatan bazar Ramadhan yang diadakan oleh Pemkot Surabaya ini.

“Bazar Ramadhan merupakan kegiatan menarik bagi warga surabaya, sebab harga bahan pokok yang dijual disana sangat murah, menyesusaikan kantong warga. Kegiatan ini bermanfaat bagi kami selaku masyarakat,” kata Nurlatifah.

Ia mengaku telah mengetahui kegiatan bazar ramadhan bakal digelar di kecamatan Gayungan. Dirinya bersama istri telah membuat list kebutuhan bahan pokok yang akan dibeli selama bulan puasa.

“Istri saya berbelanja kebutuhan dapur seperti cabai, bawang merah, bawang putih, minyak goreng dan beras 10 kg,” urainya.

Mengingat harga kebutuhan bahan pokok acapkali terkerek naik menjelang bulan ramadhan dan mendekati hari raya idul fitri dan itu seolah menjadi siklus tahunan. Ifah sapaan akrabnya berharap kegiatan ini dapat dimanfaatkan semaksimal mungkin oleh warga Surabaya. (wh)