Bayar Pajak di Jatim Bisa via E-Filing

Bayar Pajak di Jatim Bisa via E-Filing

 

Untuk memudahkan menyampaikan Surat Pemberitahuan (SPT) itu, Kanwil Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Jatim I menyediakan pelayanan melalui internet atau disebut e-Filing.

Kepala Kantor Wilayah DJP Jatim I Ken Dwijugiasteadi mengatakan, pihak Diretorat Jenderal Pajak selalu berupaya melakukan penyederhanaan dan memberikan kemudahan dalam pelaksanaan kewajiban perpajakan.

“Kepatuhan itu menyangkut masalah ekonomi dan perilaku sehingga dapat dipengaruhi oleh berbagai faktor. Oleh karena itu, diperlukan peran aktif tokoh masyarakat dan tokoh agama untuk mendorong kepatuhan wajib pajak,” kata Ken Dwijugiasteadi, di sela acara Hari Panutan Penyampaian SPT Tahunan Orang Pribadi Tahun 2013 dengan “Tema Bersinergi Dalam Mengamankan Penerimaan Pajak untuk Kemakmuran Indonesia” di Gedung Grahadi Surabaya, Jumat (28/2/2014).

Dalam acara panutan ini, katanya, para tokoh masyarakat akan menyampaiakan SPT Tahunan Orang pribadi melalui E-Filing yang merupakan layanan terkini yang diberikan Dirjen Pajak kepada masyarakat. “Dengan E-Filing, wajib pajak tidak perlu antri dalam menyampaikan SPT, akan tetapi cukup melalui internet,” jelasnya.

Dengan E-Filing wajib pajak dapat menyampaikan SPT sekaligus mencetak bukti pelaporan, mudah, praktis dan cepat. Namun demikian, dalam rangka meningkatkan pelayanan kepada masyarakat, wajib pajak dapat mennyampaikanan SPT dengan berbagai cara.

Pertama, diantar langsung ke KPP (Kantor Pelayanan Pajak). Kedua, dikirim melalui pos ke KPP tempat wajib pajak terdaftar. Ketiga, dikirim melalui perusahaan jasa ekspedisi atau jasa kurir. Keempat, melalui drop box.

Dengan adanya pecan panutan ini, kata Ken, diharapkan target rasio kepatuhan penyampaian SPT pada tahun ini sebesar 72,5 persen dapat tercapai. Dengan target itu diharapkan Kanwil DJP Jatim I menerima SPT sebanyak 304.500 dari jumlah wajib pajak terdafatar sebanyak 420.010.

Dengan adanya hari panutan ini, diharapkan dapat mendorong meningkatnya kepatuhan sehingga target penerimaan dapat tercapai pada tahun ini sementara itu, target rasio kepantuhan penyampaian SPT tahun ini naik sebesar 2,5 persen dari 70 persen pada 2013  yang mencapai 88,83 persen dan menghasilkan realisasi penerimaan sebesar 89 persen atau Rp 16,69 Triliun dari rencana sebesar Rp 18,79 Triliun,” paparnya. (wh)