Batas Perekaman E-KTP Diundur Sampai Pertengahan 2017

Batas Perekaman E-KTP Diundur Sampai Pertengahan 2017

Pemerintah melonggarkan batas waktu perekaman e-KTP menjadi pertengahan 2017 mendatang. “Masih banyak warga yang belum melakukan perekaman (data, red.) e-KTP,” kata Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo.

Kementerian Dalam Negeri mencatat jumlah warga yang belum melakukan perekaman e-KTP sampai saat ini masih sekitar 22 juta orang yang tersebar di berbagai daerah. Maka dari itu, kata dia, batas waktu perekaman data e-KTP yang semula akhir September ini diundur menjadi pertengahan 2017 mendatang untuk memberikan kesempatan bagi yang belum melaksanakan.

Mengenai ketersediaan blangko e-KTP yang menjadi kendala di sejumlah daerah, pria kelahiran Surakarta, 1 Desember 1957 itu mengatakan stok blangko e-KTP di pusat sebenarnya sangat mencukupi.

Tjahjo meminta bagi daerah, baik kabupaten/kota yang ketersediaan blanko e-KTP sudah menipis atau habis dipersilakan untuk mengambil di pusat dengan prosedur yang sudah ditentukan. “Tentunya, (permintaan blangko, red.) harus disesuaikan dengan jumlah warga yang rekam e-KTP, bukan kebutuhan warga secara keseluruhan,” katanya.

Dari pengalaman yang sudah ada, kata dia, banyak blangko e-KTP yang menumpuk di sejumlah daerah tertentu karena jumlahnya melebihi warga yang sudah melakukan perekaman e-KTP. (idn)