Barcelona Takluk di Kandang PSG

Barcelona Takluk di Kandang PSG
Pemaian PSG merayakan gol ke gawang Barcelona, Rabu (1/10/2014) dinihari WIB. foto:reuters

Tampil tanpa  bintang andalannya, Zlatan Ibrahimovic tak membuat taji Paris Saint Germain (PSG). Raksasa Prancis ini sukses membungkam tamunya,  Barcelona 3-2  pada laga yang digelar di Parc des Princes, Rabu (1/10/2014) dinihari WIB.

Itulah kemenangan pertama bagi PSG dari Barcelona sejak musim 1994-1995. Dengan kemenangan tersebut, PSG berhak menduduki posisi puncak klasemen sementara Grup F dengan jumlah perolehan 4 poin unggul satu angka dari Los Azulgrana. Dua posisi lainnya ditempati Ajax Amsterdam dan APOEL yang bermain imbang 1-1 di Nicosia.

Sejak kick off babak pertama, Barcelona mendominasi penguasaan bola. Tapi, dalam kesempatan kedua melakukan serangan, PSG berhasil menjebol gawang Marc-Andre ter Stegen di menit ke-10. Gol ini bermula dari tendangan bebas yang dilakukan Lucas Moura. Di depan gawang bola jatuh di depan kaki David Luiz. Dikawal Javier Mascherano, Luiz masih mampu melepaskan tembakan ke pojok gawang. Skor 1-0 untuk PSG.

Gol tersebut mendapat respons cepat dari anak-anak asuhan Luis Enrique. Hanya berselang dua menit kemudian, kedudukan berubah jadi imbang 1-1. Gol balasan Barcelona dicetak pemain bintangnya Lionel Messi yang memanfaatkan umpan silang kapten Andres Iniesta. PSG kembali tersengat. Di menit ke-13, sepakan Edinson Cavani tipis melambung di sisi gawang.

Barcelona yang gagal mengalahkan PSG dalam dua kali pertemuan sebelumnya, nyaris berbalik unggul di menit ke-25. Umpan cantik Messi dapat diteruskan Neymar da Silva. Namun, tendangan Neymar yang mendapat hadangan dari kiper Salvatore Sirigu melambung.

Semenit kemudian, PSG kembali memanfaatkan kelemahan Barcelona dalam menghadapi bola mati. Berawal dari tendangan penjuru Thiago Motta. Kiper Ter Stegen dan Ivan Rakitic salah mengantisipasi datangnya bola. Blunder yang dimanfaatkan dengan jitu oleh Marco Verratti lewat sundulannya. Skor 2-1 untuk PSG. SKor ini bertahan sampai turun minum.

Di babak kedua PSG tetap memainkan pola yang sama, yaitu berani menyuguhkan permainan dengan operan pendek dari kaki ke kaki, sembari mengintip peluang melakukan serangan balik lewat sektor sayap.

Hanya dua menit berlalu, Edinson Cavani nyaris mencetak gol ketiga bagi PSG. Sayang, akselerasinya di kotak penalti dapat dihalau Javier Mascherano. Di menit ke-54, lewat kerja sama yang cantik dan disusun dari lini belakang, PSG mampu memperbesar keunggulan menjadi 3-1 melalui sontekan Blaise Matuidi yang memanfaatkan umpan silang yang disodorkan Gregory van der Wiel.

Namun, mirip dengan yang terjadi di babak pertama, dalam waktu singkat, dua menit, Barcelona berhasil meresponnya dengan kembali mencetak gol balasan. Kali ini, gol balasan tim tamu dihasilkan melalui sepakan terukur Neymar da Silva yang menerima bola liar hasil umpan Dani Alves yang gagal dihalau barisan bek PSG. Skor 3-2.

Gol tersebut membuat terkejut Thiago Motta dkk. PSG mengubah strategi dengan bermain defensif. Barcelona dengan leluasa mengurung pertahanan tuan rumah. Guna mencari gol balasan ketiga Luis Enrique memasukkan striker muda Munir El Haddadi dan kemudian playmaker kawakan Xavi Hernandez. Strategi Barcelona dijawab Laurent Blanc dengan memainkan Yohan Cabaye.

Pertandingan berjalan menegangkan dalam 10 menit terakhir menyusul gelombang serangan yang dilancarkan Barcelona. Di menit ke-82, bek Marquinhos melakukan penyelamatan gemilang dengan memblok tembakan Jordi Alba yang berdiri bebas di depan gawang Sirigu.

Tiga menit berlalu, gawang PSG nyaris bergetar. Tendangan keras kaki kiri El Haddadi dari luar kotak penalti hanya mengenai tiang kiri gawang Sirigu.

Satu menit memasuki injury time, pemain pengganti Sandro Ramires mendapat peluang emas. Namun, sepakannya di dalam kotak penalti justru jauh melebar dari gawang. Skor 3-2 untuk kemenangan PSG bertahan sampai bubaran. (bst/ram)

Susunan Pemain:

PSG (4-4-3):
Salvatore Sirigu; Gregory van der Wiel (KK), Marquinhos, David Luiz, Maxwell; Blaise Matuidi (KK), Marco Verratti (KK), Thiago Motta; Javier Pastore (Clement Chantome); Edinson Cavani, Lucas Moura (Jean-Christophe Bahebeck).

Barcelona (4-3-3):
Marc-Andre ter Stegen; Jordi Alba, Jeremy Mathieu, Javier Mascherano, Daniel Alves (KK, Sandro Ramirez); Andres Iniesta, Sergio Busquets, Ivan Rakitic (Xavi Hernandez); Pedro Rodriguez (Munir El Haddadi), Lionel Messi, Neymar da Silva.
Wasit: Nicola Rizzoli (Italia)