Barcelona Tak Boleh Belanja Pemain Dua Musim

 

Barcelona Tak Boleh Belanja Pemain Dua Musim

FIFA melarang Barcelona aktif dalam jual beli pemain. Larangan ini berlangsung selama dua tahun dan baru berakhir pada 1 Januari 2016 mendatang.

“Komite Banding FIFA memutuskan menolak permohonan banding yang diajukan klub Spanyol FC Barcelona dan Federasi Sepak Bola Spanyol (RFEF) dan mempertegas seluruh sanksi yang dijatuhkan Komite Disiplin FIFA dalam kasus yang melibatkan perlindungan anak di bawah umur,” demikian pernyataan resmi FIFA dalam laman resminya.

Embargo terhadap Barcelona berlaku mulai transfer musim dingin Januari 2015. Larangan berlaku untuk pemain nasional maupun asing dan berakhir jelang bursa musim dingin Januari 2016.

“Selain itu, Barcelona juga harus membayar denda senilai 450.000 franc Swiss (sekitar Rp5,78 triliun), dan diberi waktu 90 hari sejak diumumkan untuk mengatur situasi yang berkaitan dengan pemain di bawah umur,” ungkap FIFA.

Di sisi lain RFEF juga didenda 500.000 franc Swiss (Rp6,42 triliun) dan diberi tenggat setahun untuk mengubah kerangka peraturan dan sistem transfer internasional.

Sanksi Barcelona sebagai akibat pelanggaran aturan status dan transfer pemain di bawah umur (U-18). Dalam penyelidikan FIFA pada 2009 hingga 2013, sedikitnya  Barcelona telah mendatangkan sepuluh pemain di bawah umur, termasuk Alen Halilovic. FIFA membolehkan transfer pemain internasional di bawah umur dalam situasi dan kondisi tertentu.

Awalnya sanksi FIFA berlaku mulai musim transfer Agustus 2014, namun ditangguhkan. Dengan demikian Barcelona bisa menggaet antara lain Luis Suarez dan Ivan Rakitic. (snd/ram)