Bantuan untuk Perbaikan Taman Bungkul Terus Mengalir

 

Bantuan untuk Perbaikan Taman Bungkul Terus Mengalir

Pasca tragedi rusaknya Taman Bungkul dan jalur hijau sepanjang Raya Darmo akibat acara bagi-bagi es krim Wall’s Unilever, bantuan terus mengalir. Perbaikan juga terus dilakukan pemerintah kota Surabaya.

Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini mengapresiasi bantuan ribuan tanaman hias warga tersebut. Ia berterima kasih karena warga mau ikut peduli terhadap taman kebanggaan kota Pahlawan itu.

“Aksi peduli terhadap lingkungan kota ini memang sangat dibutuhkan. Saya harap tidak hanya membantu berupa tanaman, tetapi juga membantu tenaga. Karena sesungguhnya yang paling berat itu tenaga,” ungkapnya di sela-sela acara Peduli Taman Bungkul, Minggu (25/5/2014). Tenaga, lanjutnya, justru lebih dibutuhkan karena menggantinya lebih berat.

Risma mengatakan, cantiknya Taman Bungkul dan jalur hijau itu membutuhkan waktu yang lama. “Waktu itu kan, kita menanamnya sudah lama sekali. Tapi kita harus sesegera mungkin mengembalikan kondisinya,” katanya.

Alumnus Arsitektur ITS itu mengakui, proses perbaikan Taman Bungkul sempat terhenti, beberapa waktu lalu. Itu lantaran kehabisan persediaan tanaman. Namun karena bantuan dari warga terus berdatangan, perbaikan itupun dapat dilanjutkan kembali. “Taman Bungkul ini salah satu akses menjual Kota Surabaya,” ceusnya.

Kini, perbaikan Taman Bungkul dan sekitarnya telah mencapai 90 persen. “Ini sudah sekitar 90 persen, kurang 10 persen. Ini kurang 1 titik di belakang Taman Bungkul dan beberapa titik di utara raya Darmo yang masih belum,” ujarnya. Risma berharap minggu depan revitalisasi tersebut tuntas. Meski itu semua bergantung pada kondisi tanaman.

“Kita tidak bisa memaksakan. Karena kita menyesuaikan tanaman mana yang cocok kena sinar dengan yang nggak kena sinar kan, beda,” imbuhnya.

Aksi warga peduli Taman Bungkul ini dihadiri ratusan warga yang menanam kembali jalur hijau bersama. Dari ribuan tanaman itu ada 17 jenis yang ditanam. Di antaranya Ararea, Brokoli Kuning, Pagoda, Helokonia Lady, Jaburan, Mawar Jambe, Melati Jepang, Palem Kipas, Sakura, dan lain-lain. (wh)