Bantuan Alkes dan Ambulans dari PDAM Surya Sembada

Bantuan Alkes dan Ambulance dari PDAM Surya Sembada

foto:humas pemkot surabaya

Pemkot Surabaya kembali menerima bantuan untuk percepatan penanganan Covid-19. Kali ini, bantuan berupa mobil ambulans dan alat kesehatan (alkes) datang dari PDAM Surya Sembada melalui program Corporate Social Responsibility (CSR).

Bantuan dari salah satu Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) milik pemkot ini, secara simbolis diterima Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi di Balai Kota Surabaya, Rabu (28/7/2021). Bantuan tersebut, terdiri dari 10 unit mobil ambulans, 200 unit oxygen concentrator, 657 boks rapid test antigen serta 10 unit High Flow Nasal Cannula (HFNC).

Dalam kesempatan itu, Eri memberikan piagam penghargaan kepada Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Surabaya, Anton Delianto beserta Kepala Seksi Perdata dan Tata Usaha Negara (Datun), Arie Chandra Dinata. Penghargaan ini sebagai bentuk apresiasi atas peran aktif dalam pendampingan hukum pengadaan mobil ambulance dan alkes dari PDAM Surya Sembada.

“Semua bantuan ini Insya Allah sangat membantu. Apalagi dengan mobil ambulance ini maka pergerakan kita semakin cepat, pergerakan kita bisa semakin maksimal,” kata Eri.

Eri menyatakan, bantuan yang diberikan PDAM tersebut tak akan bisa berlangsung cepat dan lancar tanpa adanya pendampingan hukum dari jajaran Kejari Surabaya. Sebab, untuk pengadaan alkes sendiri, harus dilakukan secara hati-hati agar tidak sampai berlawanan dengan hukum.

“Semuanya ini tidak mungkin bisa kita lakukan dan dilakukan oleh PDAM secara cepat tanpa bimbingan dan arahan dari Pak Kajari, Pak Kasi Datun serta jajaran Kejari Surabaya. Karena itu, matur nuwun (terima kasih),” tuturnya.

Kajari Surabaya Anton Delianto menuturkan, bahwa selama ini Kejari Surabaya selalu memberikan pendampingan hukum kepada pemkot. Terutama, dalam hal pengadaan barang maupun anggaran. Bahkan, pendampingan telah dilakukan sebelum adanya pandemi Covid-19.

“Selama ini sebelum kedaruratan juga kita sering mendampingi pemkot. Demikian juga dengan kondisi pandemi Covid-19, kami mendampingi pemkot dalam hal untuk pencairan anggaran maupun pengadaan barang dan jasa,” kata Anton. (wh)