Bank Mandiri Jamin Dana Rekening Nasabah yang Diblokir Aman

 

Bank Mandiri Jamin Dana Rekening Nasabah yang Diblokir Aman

Bank Mandiri menjamin dana nasabah yang  diblokir Bank nasional ini aman. Penegasan ini diberikan untuk meredakan kesimpangsiurang berita terkait dengan kabar diretasnya sistem keuangan di bank plat merah tersebut.  Mandiri juga menegaskan, pemblokiran itu dilakukan guna mengamankan dana nasabah dari aksi  cyber crime yang mungkin terjadi. “Enggak ada masalah. Jadi emang account-nya diblokir, bukan uangnya yang hilang. Tapi supaya memastikan, datang ke kantor cabang supaya aman,” ujar Direktur Utama PT Bank Mandiri (Tbk) Budi Gunadi Sadikin. 

Budi mengatakan, ada ribuan kartu ATM yang terindikasi terkena dampak kejahatan perbankan. Oleh karena itu, menurut dia, Mandiri telah memblokir kartu ATM nasabah yang terindikasi tersebut sebagai bentuk tindakan pencegahan. 

“Tetapi, kalau kita lihat dia pernah bertransaksi di lokasi tersebut itu kita minta amankan, dia tukar kartu atau ganti PIN,” katanya.

Sementara itu, Sekretaris Bank Mandiri Nixon LP Napitupulu mengatakan, proses penukaran kartu ATM baru bisa dilakukan di kantor cabang Bank Mandiri terdekat. Bank Mandiri menjamin tidak ada pungutan biaya sepeser pun terhadap penukaran kartu ATM yang sudah terblokir tersebut. 

Sebelumnya, banyak nasabah Mandiri yang panik akibat terblokirnya kartu ATM mereka pada Senin (12/5/2014). Beberapa nasabah mendapatkan pemberitahuan soal pemblokiran acak, sebagian yang lain tidak. Kepanikan melanda nasabah yang tak mengaktifkan layanan mobile banking maupun SMS banking

Kabar pemblokiran kartu ATM Mandiri juga ramai diperbincangkan di jejaring media sosial. Awalnya, berkembang isu pemblokiran tersebut diakibatkan aksi peretasan (hacking) terhadap data ATM nasabah Mandiri, tetapi isu itu dibantah oleh Mandiri. Pemblokiran diakui memang terjadi, tetapi Bank Mandiri mengatakan, tindakan itu semata upaya pencegahan untuk mengantisipasi kejahatan perbankan. (kmp/ram)