Banjir Kiriman Gresik Tenggelamkan Sawah dan Tambak di Pakal

Banjir Kiriman Gresik Tenggelamkan Sawah dan Tambak di Pakal
Warga Kecamatan Pakal menguras hasil tambak di tengah banjir. umar alif/enciety.co

Luapan banjir yang menerjang Kelurahan Sumberejo, Kecamatan Pakal, Surabaya sejak empat hari belakangan ini, belum terlihat surut. Banjir kiriman dari Kabupaten Gresik tersebut selain menenggelamkan rumah warga juga merusak sawah dan tambak di kelurahan ini.

Seperti yang terpantau oleh enciety co di kawasan Tambak Dono. Di tempat ini para petani mengaku merugi puluhan juta rupiah. Sedangkan para pemilik tambak berharap pemerintah memberikan bantuan bibit ikan.

Tohirin salah satu warga Sumberejo yang mempunyai tambak di pinggir jalan mengatakan dirinya gagal panen tambak ikan miliknya yang diisi oleh bandeng dan udang. “Hancur semuanya karena bibit udang dan ikannya keluar sewaktu banjir datang ikuti arus,” katanya, Senin (9/2/2015).

Sebenarnya, banjir dikawasan ini memang sering terjadi setiap tahunnya karena luapan kali Lamong. Tetapi menurut Tohirin, dirinya berharap agar ada bantuan dari pemerintah untuk dapat lagi membeli bibit buat tambaknya. Karena Ia belum bisa panen tambak miliknya di awal tahun ini.

“Bantuan belum pernah kami terima. Lihat saja ikan yang lepas di tambak oleh warga ditangkapi. Saya tidak bisa melarangnya,” keluhnya.

Di Kelurahan Sumberejo sendiri dari data yang ada dihuni sekitar 6481 jiwa terdiri dari 1680 kepala keluarga (KK). Sementara di daerah Tambak Dono ada 1062 jiwa terdiri dari 318 KK.

Banjir kiriman ini juga membuat aktivitas warga masih terganggu. Tetapi sekarang sudah berangsur-angsur surut meski masih ada genangan air 30 sentimeter. Petugas Pol PP pun masih ada dilokasi untuk mengantarkan warga yang akan keluar dari rumahnya menuju terminal Benowo untuk kerja. (wh)