Banjir, 5.152 Warga Jakarta Mengungsi

Banjir, 5.152 Warga Jakarta MengungsiSejumlah kawasan di DKI Jakarta tergenang banjir akibat hujan terus mengguyur ibu kota sejak Minggu malam. Data sementara dampak banjir di Jakarta yang dihimpun Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta hingga Senin 13 Januari 2014 pagi, banjir menyebabkan 5.152 warga terpaksa mengungsi dari kediamannya.

Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB, Sutopo Purwo Nugroho, menyebutkan, sebanyak 276 RT, 75 RW di 31 kelurahan di 18 kecamatan di Jakarta terendam banjir. 

“Sebanyak 7.367 rumah atau 24.269 jiwa terendam banjir. Pengungsi 5.152 jiwa tersebar di 35 titik pengungsi,” ujar Sutopo dalam rilisnya, Senin (13/1/2014).

Menurut Sutopo, tinggi banjir bervariasi di beberapa lokasi di Jakarta. Namun, yang paling parah di Kelurahan Cawang, Kecamatan Kramat Jati, Jakarta Timur. Banjir yang menggenangi 5 RW di daerah tersebut, kata dia, tingginya mencapai hingga 4 meter.

“Daerah banjir yang terparah terjadi di Cawang, Cililitan, Bidara Cina, dan Kampung Melayu,” katanya.

Sutopo menjelaskan, di Kelurahan Kampung Melayu Kecamatan Jatinegara, Jakarta Timur, banjir merendam 1.508 rumah atau 3.427 jiwa. Pengungsi di daerah tersebut sedikitnya terdapat 212 jiwa.

“Namun, sebagian besar warga, menurut Sutopo tidak mau mengungsi meski banjir mencapai 100-250 cm,” tuturnya.

Sedangkan di Kelurahan Cawang, Kecamatan Kramat Jati, Jakarta Timur, banjir merendam RW 1, 2, 3, 5 dan 8. Sebanyak 1.944 rumah atau 6.293 jiwa terendam banjir dengan tinggi 50-400 cm.

Pengungsi mencapai 3.446 jiwa. Pengungsi berada di 9 titik seperti di Carrefour, Posyandu, kantor Suara Pembaruan, Masjid, dan sekolah dasar setempat.

Saat ini, BPBD DKI Jakarta bersama aparat melakukan evakuasi dan pemberian bantuan kepada pengungsi. BNPB telah menurunkan Tim Reaksi Cepat sejak Minggu untuk mendampingi BPBD.

Hingga pagi ini, tinggi muka air di Sungai Ciliwung Hulu dan Tengah yaitu di Katulampa dan Depok turun dan posisi Siaga 4. Manggarai masih Siaga 2 dan Karet Siaga 1.(bh)