Bangun Infrastruktur Perikanan, Menteri Susi Alokasikan Rp 3,73 Triliun

menteri-susi

Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) mengalokasikan dana Rp 3,73 triliun untuk membangun sarana dan prasarana di sektor perikanan. Alokasi tersebut juga diharapkan sebagai stimulus atau pemancing agar investor swasta bisa lebih banyak terlibat dalam pembangunan sektor perikanan di Tanah Air. Dana tersebut bersumber dari anggaran KKP dalam APBN-P 2016 yang mencapai Rp 13,80 triliun.

Sejumlah proyek pengadaan sarana dan prasarana yang dibangun KKP tahun ini yang bernilai cukup besar di antaranya adalah pembangunan single cold storage berkapasitas 100 ton sebanyak 32 unit di bawah Ditjen PDSPKP senilai Rp 128,46 miliar, pembangunan ice flake kapasitas 10 ton sebanyak 21 unit di bawah Ditjen PDSPKP senilai Rp 52, 54 miliar, pengadaan pesawat patroli (patrol planes) sebanyak enam unit di bawah Ditjen PSDKP senilai Rp 246,03 miliar. Lalu, pekerjaan konstruksi dan pembelian kapal pengolah ikan sebanyak 1 unit di bawah Ditjen PDSPKP senilai Rp 123,29 miliar, juga pekerjaaan konstruksi gudang beku terintegrasi (integrated cold storage) skala kecil sebanyak 15 unit di bawah Ditjen PDSPKP senilai Rp 391,31 miliar.

Menteri Susi Pudjiastuti mengatakan,  semua itu dalam rangkan menjalankan Nawacita keenam, yakni akselerasi pertumbuhan ekonomi nasional, KKP sebagai eksekutor terus berupaya memperkuat pertumbuhan perekonomian nasional. “Itu dituangkan dalam visi dan misi KKP yaitu kedaulatan dengan misi pemberantasan IUU Fishing, keberlanjutan dengan misi kemandirian pengelolaan sumber daya kelautan dan perikanan yang berkelanjutan, serta kesejahteraan dengan misi pemberdayaan, daya saing, kemandirian dan keberlanjutan usaha,” kata dia dalam keterangan resminya. (bst)