Bakorkamla Lakukan Penyegaran Pengetahuan 150 Komandan Kapal Patroli

 

Bakorkamla Lakukan Penyegaran Pengetahuan 150 Komandan Kapal Patroli

Badan Koordinasi Keamanan Laut (Bakorkamla) melakukan penyegaran pengetahuan kepada 150 Komandan Kapal patroli dan Pengawal Satgas ke XXXVI Seluruh Indonesia  yang digelar di Hotel Mercure jalan Bypass Ngurah Rai Kuta Bali, Selasa (15/10/2014).

Penyegaran yang diikuti 150 peserta dari TNI AL, TNI AU, PSDKP, Dirjen Perhubungan Laut, Kejaksaan, Beacukai, Lemsaneg dan jajaran terkait lainnya itu dibuka Kepala Pusat  Koordinator Operasi Laksamana Pertama Maritim Wuspo Lukito, S.E. mewakili Kepala Pelaksana Harian Bakorkamla RI Laksdya D.A Mamahit, M.Sc.

Kegiatan yang berlangsung mulai tanggal 15 sampai dengan 17 Oktober tersebut, menghadirkan para narasumber dari stakeholder  terkait. Wuspo mengakui, penyegaran ini  diselenggarakan menjelang dilaksanakannya Operasi Terkoordinasi Bakorkamla Gurita 44 dan Operasi Bersama Sepanjang Tahun (OBST) Periode VII tahun 2014.

Penyegaran ini menurutnya sebagai wahana untuk menyegarkan kembali akan segala peraturan perundang-undangan yang berkaitan dengan kemaritiman, evaluasi pelaksanaan tugas selama Operasi Terkoordinasi yang lalu serta dinamika dan kendala lain yang dihadapi untuk dicarikan pemecahannya. Diikuti oleh seluruh Komandan dan Nakhoda Kapal Patroli yang nantinya akan terlibat langsung dalam operasi.

Menurut Puspo, kegiatan ini dilatarbelakangi oleh keadaan NKRI dengan lebih dari 17.508 pulau, menempatkan Indonesia sebagai negara kepulauan terbesar di dunia. Dua pertiga dari wilayah tersebut merupakan wilayah laut, dengan garis pantai 81.000 km serta wilayah ZEE seluas 4 juta kilo meter persegi.

“Volume kegiatan perdagangan dan transportasi internasional melaui SeaLine of Communication (SLOC) dan Sea Line of Transportation (SLOT) di perairan Indonesia saat ini terus meningkat,” katanya.

Aktivitas di perairan yang terus meningkat tersebut, menempatkan laut kita yang memiliki peranan sangat penting bagi kehidupan masyarakat bangsa Indonesia maupun bagi masyarakat Internasional. Laut merupakan sumber kehidupan bagi rakyat Indonesia, maka tugas kita semua untuk menjaga perairan Republik Indonesia yang kaya akan sumber daya alam tegas Kalakhar Bakorkamla RI yang dibacakan oleh Laksma Maritim Wuspo Lukito.

Dalam mengamankan perairan Indonesia, maka diharuskan meningkatkan kemampuan Petugas dan Aparat instansi pemerintah Republik Indonesia yang bertugas di laut. Ini dilakukan agar mereka memahami ketentuan hukum di laut dan tetap mengedepankan koordinasi dan sinergitas yang terpadu.

Mampu melaksanakan kegiatan operasi keamanan laut secara terencana, efektif dan efisien dalam bentuk operasi bersama dan sebelum pelaksanaannya perlu diadakan kegiatan PenyegaranNakhoda/Komandan kapal Patroli Pengawak Satgas Operasi Bersama ke XXXVIII Tahun 2014.

Diadakannya kegiatan tersebut untuk memberikan pembekalan kepada peserta tentang produk-produk hukum. Yang bertujuan meningkatkan mutu penyelidik dalam mengidentifikasi jenis pelangaran dan kejahatan. Kemudian, menerapkan prosedur pengangkapan dan pengamanan terhadap barang bukti tindak pidana di laut, dan sebagai sarana untuk mensosialisasikan Pedoman/Protap/SOP, Common Guidelines yang digunakan Bakorkamla dalam operasi bersama.

Selain itu, pejabat militer seperti Komandan Pangkalan TNI AL (Danlanal) Denpasar, Lantamal V Kolonel Laut (S) Julius Widjojono juga terlihat mengikuti pengarahan dan penyegaran kemaritiman tersebut. (wh)