Bahas MEA, HIPMI Rapatkan Barisan Di Surabaya

Bahas MEA, HIPMI Rapatkan Barisan Di Surabaya

Untuk menumbuhkan rasa optimistis menyambut keniscayaan ekonomi global yaitu Masyarakat Ekonomi Asean (MEA), Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) terus melakukan konsolidasi, membangun jaringan, dan saling menguatkan.

Pentingnya sinergitas ekonomi bangsa Imdonesia dalam menghadapi implementasi MEA dan perlambatan ekonomi yang dirasakan saat ini, untuk itu, HIPMI merapatkan barisan. Badan Pengurus Pusat HIPMI pun menggelar Sidang Dewan Pleno (SDP) dan Munas Khusus (Munassus) di Hotel JW Marriott Surabaya pada 6 hingga 8 November 2015 mendatang.

Dalam acara berskala nasional tersebut, bakal dihadiri oleh 1.000 pengurus HIPMI dari seluruh daerah di Indonesia. Ketua Umum Badan Pengurus Daerah (BPD) HIPMI Jawa Timur, Giri Bayu Kusuma mengatakan, jika acara tersebut menjadi ajang konsolidasi bagi para pengusaha muda untuk dapat menghadapi tantangan perlambatan ekonomi dan implementasi ekonomi global yang dibawa oleh MEA pada awal 2016. “Oleh karena itu, HIPMI mengusung tema Mengintegrasikan Potensi Ekonomi Nasional, Wujudkan Optimisme Indonesia di Era ASEAN Economi Community,” urai dia, Kamis (5/11/2015).

Pada acara tersebut, Giri menjelaskan, jika Sidang Dewan Pleno HIPMI akan berisi agenda sinkronisasi arah dan kebijakan umum serta pemantapan program kerja nasional HIPMI. Adapun Munassus digelar untuk mengevaluasi perkembangan dan eksistensi organisasi, termasuk regulasi yang ada di dalamnya, agar bisa berkiprah lebih banyak lagi di kancah perekonomian nasional dan daerah.

”Acara ini menjadi sangat penting karena akan merumuskan berbagai upaya untuk lebih menggiatkan lagi peran pengusaha muda sebagai jangkar di tengah situasi ekonomi yang penuh tantangan seperti saat ini. Kita tahu ekonomi sedang melambat, karena itu kami para pengusaha muda ingin menginjeksikan spirit baru dan rencana-rencana kerja yang bisa menggairahkan perekonomian. Apalagi, implementasi MEA sudah di depan mata,” papar dia.

Giri mengimbuhkan, jika HIPMI dengan anggotanya yang tersebar di seluruh Indonesia mempunyai peran penting dalam struktur perekonomian nasional. Para pengusaha muda anggota HIPMI seluruh Indonesia ikut menggerakkan perekonomian melalui bisnis mereka masing-masing dengan penyerapan tenaga kerja yang tak sedikit.

”Dengan anggota HIPMI yang mencapai lebih dari 40.000 orang di seluruh Indonesia. Anggota HIPMI tentu mempunyai bisnis dan mereka pasti punya karyawan yang harus mereka pikirkan. Lewat acara ini, HIPMI ingin mendorong agar teman-teman pengusaha muda tidak patah arang dalam menghadapi kondisi ekonomi yang melambat. Kami ingin bersama-sama kembali merapatkan barisan untuk menghadapi berbagai tantangan yang ada,” ujar dia.

Pada acara forum bisnis tersebut, Giri menyinggung beberapa acara yang akan digelar selama 3 hari acara tersebut. “Kami menghadirkan para pembicara berkelas, baik dari kalangan pemerintahan, DPR, maupun pengusaha. Di antaranya adalah Menko Perekonomian Darmin Nasution, Menteri Pertanian Amran Sulaiman, Ketua Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Muliaman D. Hadad, Dirut BNI Ahmad Baiquni, Wakil Ketua Umum Kadin Rosan P. Roeslani, dan Ketua Dewan Kehormatan BPP HIPMI Erwin Aksa,” terang dia.

Selain itu, ia menjelaskan lebih lanjut, bahwa pada acara tersebut juga ada sesi yang khusus membahas soal pengembangan ekonomi kreatif. “Dalam forum ini, kami menghadirkan beberapa nama yang tidak asing lagi. Diantaranya adalah Kepala Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) Triawan Munaf, Gubernur Jabar Ahmad Heryawan, Ketua Dewan Pembina HIPMI Raja Sapta Oktohari, mantan Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas, dan CEO Bukalapak.com Achmad Zaky,” tandas dia.