Bahan yang Dibutuhkan Memasak Onigiri

Bahan yang Dibutuhkan Memasak Onigiri

Pelatihan culinary business Pahlawan Ekonomi di Kaza City Mall. foto: arya wiraraja/enciety.co

Membuat onigiri atau nasi kepal ala Japanese food menjadi tema pelatihan culinary business Pahlawan Ekonomi Surabaya di Kaza City Mall, Minggu (27/10/2019).

Chef Joko Santoso, mentor yang memandu jalannya pelatihan, menjelaskan di Jepang nasi kepal kebanyakan disajikan sebagai bekal. “Onigiri kebanyakan dikonsumsi di pagi hari,” katanya.

Selain pembuatannya sederhana, terang dia, onigiri relatif punya kandungan gizi yang berimbang. Ada nasi, sayuran yang disajikan sebagai garnish, telur yang disajikan bersama dengan rumput laut sebagai topping. Untuk isian, ada daging ayam atau seafood. “Jadi, bisa dibilang menu ini punya kandungan gizi komplet,” cetusnya.

Untuk bahan-bahan, Joko mengatakan, dibutuhkan beras, beras ketan, nori atau rumput laut kering, daging ayam yang bisa diganti dengan daging seafood, dan telur dadar tamagoyaki.

Untuk membuatnya, papar dia, masak beras dan beras ketan dengan perbandingan dua banding satu. Setelah masak, sisihkan dan tunggu hingga hangat. Kemudian masak tamagoyaki atau dadar telur khas Japanese food. Lalu olah nasi dengan cara mencampilurnya dengan bahan-bahan isian yang telah disiapkan.

“Campurkan dan tata dengan bahan-bahaj topping yang telah disediakan. Tipsnya, pastikan nasi yang kita masak itu telah matang sempurna. Untuk memudahkan kita mengolah, pastikan semua bahan yang dibutuhkan telah tersedia. Jadi tinggal dicampurkan saja,” jelas staf pengajara Surabaya Hotel School (SHS) ini.

Untuk harga jual, Joko menjelaskan, onigiri dapat dibandrol Rp 10 ribu per buah. Jika dijual per paket, bisa dijual Rp 25 ribu isi 3 buah.

“Kalau masalah penjualan bergantung strategi apa yang digunakan,” ujar Joko. (wh)