Baca Novel Positif untuk Mesin Sensor Otak

Baca Novel Positif untuk Mesin Sensor OtakIni kabar baik bagi pecinta sastra. Studi mutakhir menyebutkan, membaca novel bukan cuma baik untuk menambah pengetahuan dan daya imajinasi,  tapi juga positif untuk mesin sensor otak.

Studi yang menggabungkan bidang sastra dan ilmu saraf dalam melihat efek membaca novel terhadap otak tak cuma bisa mengubah perspektif seseorang, tetapi juga dapat mengubah pikiran kita, setidaknya untuk beberapa hari.

Untuk menyelidiki kerja alam pikiran pembaca novel, para peneliti merekrut 21 mahasiswa Universitas Emory, Amerika Serikat, yang diperintahkan untuk membaca sebuah novel thriller yang ditulis Robert Harris pada 2003, berjudul Pompeii.

Setelah novel rampung dibaca, para mahasiswa kemudian diminta kembali membaca selama lima  hari. Di sela-sela istirahat membaca para peneliti melakukan pemindaian terhadap otak mahasiswa. Pada pagi hari setelah sesi membaca, para peneliti mendapati peningkatan konektivitas di korteks temporal kiri, yang merupakan area otak yang terkait dengan daya penerimaan bahasa. (medical news today/MI/wh)