AXA Mandiri Perkuat Pasar Health and Protection

AXA Mandiri Perkuat Pasar Health and Protection
Director of Marketing & Operations AXA Mandiri Kartono (kanan) menyerahkan klaim asuransi kepada ahli waris di kantor AXA Mandiri, Jumat (11/03/2016). foto: guterres/enciety.co

Kondisi makro ekonomi sepanjang 2015 silam tidak banyak membawa pengaruh terhadap produk asuransi. Ini tercermin dari tingginya respons dan pertumbuhan produk asuransi sepanjang tahun 2015 lalu.

PT AXA Mandiri menegaskan tahun ini memiliki optimisme akan lebih baik dibandingkan dengan tahun lalu, meski kondisi makro ekonomi belum begitu bagus. Tetapi indikator secara internal, perusahaan yang masuk Mandiri Group itu memandang 2016 ini cukup bagus baik di Jatim maupun secara nasional.

“Indikator pertumbuhannya bisa kita lihat dari pemegang polis asuransi makin tumbuh, demikian juga dengan financial advisor AXA Mandiri sudah mencapai 1.900, jumlah itu lebih banyak dibandingkan tahun sebelumnya,” kata Director of Marketing & Operations AXA Mandiri Kartono, Jumat (11/03/2016) di sela-sela pemberian premi kepada nasabah di kantor AXA Mandiri, Surabaya.

Untuk itu, pihaknya akan terus mendorong beberapa produk yang memiliki peluang dan pasar yang cukup terbuka. Kartono menyebut dua produk tersebut adalah health and protection (kesehatan dan pendidikan) yang sepanjang 2015 lalu meunjukkan pertumbuhan cukup bagus. “Memang tidak sebagus unitlink, tetapi potensi dan peluang dua produk ini cukup ada,” lanjutnya.

Digenjotnya dua produk ini tidak lepas dari kebutuhan kesehatan dan pendidikan. Terlebih sepanjang tahun biaya kedua kebutuhan sekunder ini selalu mengalami peningkatan. Selain itu, berdasarkan analisa pasar, banyak pasangan muda yang memilih health and protection sebagai investasi jangka panjang.

“Bukan berarti unitlink akan kita tinggalkan. Setidaknya untuk produk health and protection ini akan kita genjot, seiring dengan pertumbuhan unitlink. Harus kita akui, saat ini unitlink masih menjadi pilihan nasabah,” ungkapnya. Sebagai catatan, unitlink saat ini masih mendominasi kontribusi pendapatan di kisaran 75 persen.

Dalam kesempatan tersebut, AXA Mandiri menyerahkan premi asuransi kepada Hajar Roslina, senilai Rp1,8 miliar, sebagai ahli waris dari nasabah AXA Mandiri, Diyah Nugroho. (wh)