Australia Suap Pengungsi Agar Kembali ke Indonesia

abbott
Langkah tak simpatik kembali ditunjukkan Pemerintah Australia. Negeri Kanguru ini menerapkan kebijakan yang bikin panas telinga dengan menyuap pengungsi yang coba dekati wilayah perairan negara tersebut.

Diberitakan sebelumnya sebuah kapal yang membawa 65 pencari suaka dari Bangladesh, Sri Lanka, dan Myanmar melintas perairan Australia menuju ke Selandia Baru, bulan lalu. Namun dalam perjalanan, petugas perbatasan Australia mencegat kapal itu dan memintanya berputar ke arah Indonesia dengan memberikan uang sebesar 7.000 dollar Australia atau sekitar USD 5.000.

Australia menyatakan akan melakukan apa saja untuk mencegah masuknya pengungsi asal Rohingnya atau negara lainnya masuk ke negara ini. Bahkan Abbot juga mendukung langkah tegas yang dilakukan Menteri Luar Negerinya Julie Bishop. “Sekali lagi apa yang harus kita lakukan adalah menghentikan perahu-perahu mereka dan saya sangat yakin apa yang kita lakukan itu berdasar hukum,” tegasnya.

Politisi senior dari Partai Buruh Demokratik Australia, John Madigan, menyatakan kebijakan Perdana Menteri Abbot menyuap pengungsi untuk memutar arah perahunya kembali menjauhi Australia dinilai tak tepat. “Mungkin menurut dia (Abbot, red), itu sesuai hukum tapi apakah etis? lalu dimana letak kemausiaan kita?” jelas Madigan. (ant)